Bupati Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Bersama Menko Airlangga

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami (tengah) bersama Forkopimda dan jajaran Pemkab Sukabumi ketika mengikuti rakor evaluasi dan penanganan Covid-19 yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengikuti rapat koordinasi (rakor) penanganan Covid-19 yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan dilaksanakan melalui fasilitas video conference. Pada rapat itu para peserta membahas agenda evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 34 provinsi. 

Rakor dipusatkan di Jakarta, Senin (14/6/2021). Pesertanya para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Bupati mengikuti rakor di Pendopo Palabuhanratu.

Pembahasan rapat seputar perpanjangan PPKM skala mikro dari 15 sampai dengan 28 Juni 2021, langkah-langkah pengetatan protokol Kesehatan, dan pengendalian penyebaran Covid-19. 

Setelah mengikuti rapat, Bupati Sukabumi  mengatakan,  daerah harus betul-betul menyikapi persoalan Covid-19 dan terus berusaha untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Selain itu daerah harus sungguh-sungguh mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. 

“Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 perlu kerja sama yang solid antara Satgas Covid-19 dan masyarakat. Dengan kerja sama dan saling pengertian, Satgas dan masyarakat bisa bersama-sama menghentikan penyebaran Covid-19,” kata bupati.

Selain itu perlu adanya kesepahaman dan kebersamaan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Pemerintah dan masyarakat harus terus bahu-membahu untuk menghadapi dan menanggulangi Covid-19 guna mewujudkan kehidupan yang normal seperti sedia kala.  

Sementara dalam arahannya Menko Airlangga menekankan kegiatan belajar di zona merah tetap dilaksanakan secara daring, sedangkan di daerah dengan zona kuning dan hijau, pembelajaran dibatasi dengan jumlah siswa 50 persen dari kapasitas kelas.   

Saat ini, kata dia, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta, Jabar, Jateng, dan Jatim. Pemda harus benar-benar memperhatikan ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi bagi pasien Covid-19 terutama di daerah berstatus zona merah. 

“Saya mengharapkan kita semua bekerja keras untuk menurunkan kasus Covid-19. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, semua lapisan masyarakat bersinergi untuk mempercepat penghentian penyebaran Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi,” ujar menteri. (*)