Disnakertrans Luncurkan Program Unggulan 100 Hari Kerja

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menyampaikan arahan pada peluncuran aplikasi Silent Center yang merupakan inovasi pelayanan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) sukses meluncurkan inovasi layanan bernama Silent Center singkatan dari Sukabumi Integrated Labour and Employment Center atau Pusat Pelayanan Ketenagakerjaan Sukabumi yang Terintegrasi.

Inovasi tersebut merupakan salah satu program unggulan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui Silent Center, para pencari pekerja dapat memperoleh informasi yang cepat dan akurat tentang lowongan kerja. Begitu juga, kalangan perusahaan bisa memperoleh informasi tentang pelamar kerja yang akan direkrutnya.

Peluncuran Silent Center dipimpin Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri di Hotel Pangrango, Selabintana, Sukabumi, Kamis (10/6/2021). Launching dari aplikasi tersebut mendapat sambutan dari masyarakat, serikat pekerja, dan kalangan perusahaan.

Dalam laporannya, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi H. Dadang Budiman menjelaskan, aplikasi Silent Center memiliki keunggulan untuk mempermudah para pencari kerja dalam menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikannya.

“Para pencari pekerjaan dapat mencari posisi yang cocok dengan kapasitas dan pendidikannya. Semua lowongan kerja ditayangkan pada aplikasi,” ujar Dadang.

Sebagai perangkat daerah yang menangani urusan tenaga kerja, kata dia, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi akan menampung semua lowongan kerja yang disediakan oleh perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi dan daerah-daerah lainnya.

Melalui aplikasi unggulan tersebut, masyarakat juga bisa memperoleh informasi lainnya terkait ketenagakerjaan dan transmigrasi.  Para lulusan SLTA dan perguruan tinggi bisa memanfaatkan Silent Center tersebut untuk membuat Kartu Kuning/AK-1.

Silent Centre merupakan platform berbasis online sebagai bentuk upaya dalam menyikapi tuntutan perubahan dunia yang mengarah pada otomatisasi dan digitalisasi. Platform ini juga merupakan salah satu pelayanan Disnakertrans dalam menyelenggarakan single service

Sementara dalam pidatonya Wabup Iyos mengatakan, kondisi saat ini pelayanan publik harus bergerak dinamis mengikuti perkembangan era Revolusi Industri 4.0 dimana masyarakat sangat akrab dengan gadget teknologi informasi. Aplikasi Silent Center merupakan solusi untuk menjawab tantangan di era Revolusi Industri 4.0.

“Lewat aplikasi ini para pencari kerja bisa mendapatkan informasi lowongan kerja melalui link terintegrasi antara pengusaha dan instansi terkait,” ujar wabup.

Pemkab Sukabumi, lanjut dia, harus terus beradaptasi terhadap segala perubahan untuk menghasilkan inovasi pelayanan yang dapat menjawab kebutuhan semua kalangan masyarakat. Di era digitalisasi ini, anak bangsa dituntut untuk bisa bekerja cerdas, efektif, dan efisien dan terus berinovasi.

“Kami harapkan layanan Silent Center bisa memberikan manfaat yang optimal dalam mempermudah dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Sukabumi serta meningkatkan pelayanan kesejahteraan masyarakat,” tutur Iyos. (*)