DKR Suka Rela Memantau Penegakan Prokes di Disdukcapil

oleh -
Ketua DPC DKR, Yosep Adam mengatur warga yang sedang mengantre di tempat pelayanan pembuatan dokumen administrasi kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Cabang Dewan  Kesehatan Rakyat (DPC DKR) Kabupaten Sukabumi secara suka rela ikut memantau penegakan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan kantor pemda setempat. Salah satu lokasi yang menjadi objek pemantauan DKR adalah Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi.

“Dalam kegiatan ini kami mengambil posisi siaga bencana, bukan tanggap bencana. Tujuannya ikut menegakkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Ketua DPC DKR Kabupaten Sukabumi, Yosep Adam ketika ditemui di Kantor Disdukcapil di Jalan Rambay Nomor 70 Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/6/2021).

Pada kegiatan pemantauan itu, pengurus dan anggota DKR hanya menyampaikan imbauan kepada warga yang mengantre di Kantor Disdukcapil agar selalu mentaati prokes. Melalui pengeras suara, Yosep dan rekan-rekan mengimbau para pegantre untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di wastafel yang disediakan pengelola kantor.

“Saya bersama rekan-rekan di DKR sudah berkomitmen untuk konsisten dalam mensosialisasikan prokses di tempat-tempat pelayanan publik, termasuk kantor pemerintahan. Sesuai tugas pokok dan fungsi DKR, kami siap berdiri sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penularan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi,” kata Yosep.

Pengurus memilih Disdukcapil sebagai tempat sosialisasi prokes karena kantor pelayanan ini paling banyak dikunjungi warga. Para pengantre di Disdukcapil berpotensi membentuk kerumunan.

“Kami harus memastikan, warga yang mengantre di Kantor Disdukcapil tidak melakukan pelanggaran berat terhadap aturan protokol kesehatan. Paling tidak mereka harus memakai masker dan menjaga jarak,” tutur Yosep.

Pola kerja DKR, jelasnya, lebih menitikberatkan pada pencegahan. Prosedur pencegahan, kata Yosep, harus bisa mendeteksi gejala-gejala atau kejadian yang dapat memicu penyebaran Virus Corona.

“Selama masa pandemi ini, kami terus-menerus melakukan imbauan terhadap warga agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Yosep.

DKR sudah berkiprah di Kabupaten Sukabumi sejak tahun 2010. Organisasi ini dipimpin oleh Menteri Kesehatan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Fadilah Supari. Kepengurusannya  telah menyebar ke hampir semua daerah di 34 provinsi. (*)