Satgas Covid-19 Desa Cipeundeuy Surade Monitoring Pelaksanaan Simulasi PTM

oleh -
Pelaksanaan PTM di SDN Cipeundeuy 2 disertai protokol kesehatan yang ketat oleh para guru dan siswa.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Satgas Penanganan Covid-19 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memperketat pengawasan dalam pelaksanaan aturan protokol kesehatan (prokes). Hal ini untuk mencegah terulangnya kasus positif Covid-19 yang menjangkiti tiga warga di Desa Cipeundeuy pada pertengahan bulan Mei 2021.

Salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Desa Cipeundeuy adalah monitoring pelaksanaan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 2 Cipeundeuy di Kampung Cikadu, Desa Cipeundeuy, Senin (31/5/2021) pagi. Pada kegiatan itu, Satgas Covid-19 melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan aturan prokes oleh para guru dan siswa.

Monitoring PTM ke SDN 2 Cipeundeuy itu dipimpin oleh Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi selaku Ketua Tim PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Skala Mikro tingkat desa yang hadir bersama Bhabinkamtibmas Bripka Yudi Sukmawan.

“Dari monitoring yang kami lakukan, PTM di SDN 2 Cipeundeuy disertai dengan penerapan aturan protokol kesehatan,” kata Bripka Yudi di tengah kegiatan monitoring.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, semua guru dan siswa memakai masker selama berada di lingkungan sekolah. Jumlah siswa dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas kelas sehingga satu kursi ditempati satu siswa. Selama PTM, para siswa menjaga jarak satu dengan yang lainnya.

Sebelum masuk kelas, mereka menjalani pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun di bawah air yang mengalir. Proses pembelajaran dibatasi durasi waktunya sebagai bagian dari pelaksanaan prokes.

“Tim monitoring menyampaikan imbauan kepada para guru dan siswa agar tetap melaksanakan prokes untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami juga memasang spanduk sosialisasi prokes di lingkungan sekolah,” ujar Bripka Yudi.    

Sebelumnya di Desa Cipeundeuy, tiga warga terinfeksi Virus Corona. Warga yang terpapar Covid-19 itu berasal dari Kampung Cikadu sebanyak 2 orang dan Kampung Cipeundeuy sebanyak 1 orang. Ketiganya masih menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan yang ketat dari tim medis dan Satgas Covid-19.

“Atas kejadian tersebut, kami terus meningkatkan kegiatan sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan yang dipusatkan di Posko PPKM Desa Cipeundeuy,” ujar dia.  

Selain mensosialisasikan dan mengawasi pelaksanaan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, tim di Posko PPKM juga tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (*)