Tanpa Lelah, Lurah Benteng Gencarkan Sosialisasi Prokes dan Vaksinasi Covid-19

oleh -
Lurah Benteng, Tri Hastuti mengupas secara panjang lebar program sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona kepada kelompok wartawan di Kota Sukabumi yang concern pada liputan Covid-19.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan Aries Setiawan

Perjuangan Tri Hastuti selaku Lurah Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi dalam menerapkan dan menegakkan aturan protokol kesehatan (prokes) tidak mengenal kata lelah dan stagnan. Pada setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat, Tri selalu mensosialisasikan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir. Walaupun telah dilakukan Vaksinasi Covid-19, gerakan 5M tidak boleh berkurang, bahkan harus terus ditingkatkan. Vaksinasi sebagai upaya untuk membangun herd immunity disertai penerapan prokes merupakan cara yang ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” kata Tri Hastuti ketika dihubungi lewat telepon seluler, Senin (24/5/2021).

Sampai sekarang, ujar dia, Kelurahan Benteng telah melaksanakan vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan pelayan publik. Sementara vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) masih berlangsung. Baik porokes maupun vaksinasi, kata Tri, harus terus digencarkan karena wabah Virus Corona masih menghantui masyarakat. Dia mendatangi dan mengetuk satu per satu rumah warga untuk mengajak mereka tetap mentaati prokes dan membiasakan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat).

“Kami tidak pernah bosan walau mungkin sudah lelah dalam menjalankan prokes. Wabah Covid-19 belum juga berakhir, tapi jangan sampai kita menyerah. Kami selalu mengingatkan warga kalau menyerah maka kita akan kalah oleh Virus Corona,” tuturnya.  

Sampai akhir pertengahan bulan Mei 2021, wilayah Kelurahan Benteng masuk ke dalam zona kuning yakni antara oranye dan merah. Tingkat risiko untuk status ini tergolong sedang. Walaupun tingkat risiko tidak tinggi, Tri bersama perangkat kantor kelurahan tetap melancarkan sosialisasi prokes dan Vaksinasi Covid-19 langsung ke tengah masyarakat. Dalam sosialisasi ini, Kantor Kelurahan Benteng melibatkan para relawan Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat).

Tri juga memperhatikan aspek sosial ekonomi atas maraknya Covid-19 untuk memastikan ketercukupan pangan masyarakat. Hal ini untuk mencegah warganya kelaparan atau kekurangan pangan akibat pandemi yang berkepanjangan. Dalam hal ini Tri meluncurkan berbagai program sosial untuk membantu warga kurang mampu seperti Gerobak Kaget (Gerakan Obral Kebaikan Ketagihan Berbagi Terhadap Sesama) dan Bucin Baper (Bukti Cinta Bagi Pengajar Quran) di wilayah Kelurahan Benteng.

“Semua program yang kami jalankan merupakan bentuk ikhtiar untuk memastikan warga di Kelurahan Banteng tidak ada yang kesulitan makan dan terhindar dari status misbar atau miskin baru. Alhamdulillah para ketua RT, ketua RW, dan kader posyandu selalu aktif menyampaikan kondisi warga di lingkungannya,” ungkap Tri.

Selain itu, Kantor Kelurahan Benteng aktif membantu para pelaku usaha mikro dalam memasarkan produk-produk mereka. Kantor kelurahan menyediakan tempat bagi pelaku usaha mikro untuk berjualan pada momen kegiatan PKK maupun posyandu.   

“Roda ekonomi masyarakat harus tetap berputar, selain memperhatikan faktor kesehatan. Jadi masyarakat bisa fokus menerapkan prokes dan menjaga kesehatan,” ujar dia.

Untuk program Vaksinasi Covid-19, saat ini konsentrasinya untuk warga lansia. Tri juga harus menggencarkan sosialisasi vaksinasi tersebut karena masih ada warganya yang termakan isu negatif dan hoax. Beberapa waktu lalu, apresiasi warga lansia terhadap program lansia kurang menggembirakan, minat mereka terhadap vaksinasi termasuk rendah akibat termakan berita bohong.

Berkat ketekunan Tri bersama jajaran di Kantor Kelurahan Benteng, perlahan-lahan warga lansia menyadari pentingnya Vaksinasi Covid-19. Petugas kantor kelurahan bersama para relawan terus meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang digunakan oleh pemerintah itu aman dan halal.   

“Kami terus menggencarkan sosialisasi Vaksinasi Covid-19 ke berbagai kalangan termasuk majelis taklim untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi penting dalam menghentikan wabah Covid-19,” ujar dia. (*)