Petai Masih Diburu Warga untuk Menu Santap Sahur

oleh -
Pedagang sayur-sayuran di Pasar Lettu Bakri menimbun petai dalam jumlah banyak menjelang tibanya bulan Ramadhan 1442 Hijriyah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Menjelang H-1 bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah aktivitas di beberapa pasar tradisional di Kota Sukabumi, lumayan ramai. Masyarakat berburu kebutuhan pokok untuk menu santap sahur pertama, mulai dari sayuran hingga perdagingan.

Bukan hanya daging ayam dan sapi yang banyak di buru, sebagian masyarakat juga berburu petai sebagai menu andalan untuk santap sahur.

“Saya mah tidak perlu banyak menu makanan buat nanti sahur, cukup petai di rebus atau dibakar dengan sambal dan ikan asin, bikin nafsu makan,”kata salah seorang konsumen, Maman (35) warga Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh, ketika ditemui di Pasar Lettu Bakri, Senin (12/4/2021).

Untuk harga petai sendiri yang dibeli Maman Rp7000/papan, diakuinya memang ada kenaikan harga dua hari yang lalu, Maman membeli Rp4000/papan. Namun harga tersebut menurutnya masih relatif murah dan terjangkau.

“Tidak apa-apa naik sedikit yang penting stoknya aman tersedia, kalau tidak ada petai nafsu makan jadi kurang semangat,”ujarnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging sapi di pasaran Rp130 ribu/kilogram, dan daging ayam broiler Rp42 ribu/kilogram yang dijual di beberapa pasar tradisional.

“Memang ada kenaikan untuk daging sapi dan ayam broiler, dan saya sudah memprediksi hal tersebut,”kata salah seorang ibu rumah tangga, Puput (39) warga Kelurahan Dayeuh luhur Kecamatan Warudoyong, ketika ditemui di pasar. (*)