Ponpes Dikir Al-Fath Siapkan Diklat Kader Ustadz

oleh -
Para santri Ponpes Dzikir Al-Fath yang menjadi juara tingkat Kota Sukabumi maju ke provinsi pada perlombaan pildacil, kaligrafi, dan Qiroatul Quran.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah, Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath akan menggelar itikab tadabbur Quran dan diklat kader Ustadz serta guru agama. Diklat khusus akan di persiapkan untuk para santri tingkat SLTP dan SLTA agar mereka bisa menjadi penerus Ustadz atau Imam pada kegiatan keagamaan di masyarakat.

Praktikum fiqih ibadah selama satu bulan akan dicurahkan kepada para santri tersebut, mulai dari pembelajaran pemulasaraan jenazah, memandikan mengkafani, mensholatkan, menguburkan jenazah.

“Kemarin kami melakukan wisuda Tahfid Quran dan bahasa Inggris dalam program MCML. Pada bulan Suci Ramadhan selama satu bulan kita akan cetak kader Ustadz dan guru agama, yang dibarengi dengan tadabbur Quran,”kata Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, KHM. Fajar Laksana ketika ditemui di Ponpesnya, Senin (5/4/2021).

Pada kegiatan diklat tersebut, masih kata Fajar, para santrinya juga di didik menjadi Muthawif Haji dan umroh, sekaligus mereka diajarkan menjadi Imam untuk sholat Jumat, Imam Idul Fitri dan Idul Adha.

“Pada intinya mereka kita ajarkan menjadi kader Ustadz maupun guru agama agar bisa memimpin pada acara -acara keagamaan di masyarakat. Satu bulan Ramadhan kita fokus melaksanakan diklat,”terangnya.

Untuk kegiatan atau program rutinan yang biasa digelar oleh Ponpes Dzikir Al-Fath saat bulan suci Ramadhan, seperti ngaji on the street maupun pesantren kilat (sanlat) untuk masyarakat umum, di pastikan tidak akan dilaksanakan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Mengingat wabah virus Corona masih belum berakhir jadi kami tidak melaksanakan program yang telah berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya, kami akan fokus pada tadabbur Quran dan pencetakan kader Ustadz untuk para santri kami,”ujar Fajar.

Ponpes Dzikir Al-Fath juga akan terus mencetak para Tahfidz Quran dan bahasa Inggris melalui program MCML (Moving Class Mastery Learning) yang diberikan kepada para santri tingkat SD hingga SLTA. Dijelaskan Fajar program tersebut para santri menghafal Qur’an selama tiga bulan dilanjutkan tiga bulan kemudian belajar bahasa Inggris.

Program MCML juga memperebutkan piala Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H. Mohamad Muraz, Direktur Utama PT Bumi Kreasi Investama, H. Budhy Lesmana, Ketua Padepokan KWT, Ir. Bagus Pekik, Ketua umum Astrabi, H. Anwar Al Batwie.

“Selama tiga bulan belajar Al-Quran lanjut tiga bulan kemudian belajar bahasa Inggris kita godok mereka, ada yang hafal 30 juzz bahkan ada santri SD sudah hafal 10 juzz,”ungkapnya. (*)