BNNK Sukabumi Gelar Raker Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Dunia Usaha

oleh -
Pelaksanaan Raker Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan dunia usaha yang digelar BNN Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan dunia usaha bertempat di Hotel Pangrango, Selasa (30/3/2021).

Raker diikuti oleh pejabat dari BNNK Kabupaten Sukabumi, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sukabumi, dan sejumkah perwakilan perusahaan.

Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Fahmi Cipta Dewantara S.I.K mengatakan, tujuan raker tersebut adalah untuk mengatur dan memperlancar pelaksanaan pencegahan dan memfasilitasi pemberantasan penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan dunia usaha atau swasta.

“Melalui raker ini dibahas program pemberdayaan masyarakat di lingkungan dunia usaha agar bisa dilaksanakan dengan terencana, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh, dan berkelanjutan,” kata AKBP Fahmi. 

Salah satu tugas BNN di daerah, ujar dia, adalah memfasilitasi program pemberdayaan, memberikan perlindungan, dan membangun partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan pengedaran narkoba. Tujuannya agar  Kabupaten Sukabumi benar-benar bersih dari narkoba. 

Permasalahan terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah mengancam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Sasaran penyebaran narkoba terus meluas, tidak hanya ke lingkungan instansi pemerintah tapi sudah masuk ke lingkungan pendidikan dan dunia usaha.

Pada kegiatan itu bertindak sebagai narasumber adalah AKBP Fahmi dan para kepala seksi di BNN Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari Kepala Seksi  Pemberantasan Ujang Rohimin, S.H., Kepala Seksi Rehabilitasi Bambang Sutedjo, S.KM., dan  Kepala Seksi P2M Reni Marliani Iska, M.Si.

Raker juga dihadiri Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Sukabumi Sukabumi, Drs. Agus Muharam, M.Si., Sekretaris DPK Apindo Sukabumi Agus Sudarno, S.H., dan  20 peserta yang mewakili berbagai perusahaan di Sukabumi. (*)