DLH Minta Masyarakat Disiplin Memilah dan Buang Sampah Tepat Waktu

oleh -
Kasi Penanganan Sampah pada DLH Kota Sukabumi

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi masih menemukan masyarakat yang belum disiplin membuang sampah pada waktu yang telah diatur dalam Peraturan daerah (Perda) yakni pukul 18.00-06.00 WIB.

Bidang Pengelolaan Sampah terus melakukan meping ke wilayah untuk penanganan sampah secara terorganisir.

“Kita juga fokus terhadap pengurangan sampah, mulai dari hulu. Terproses di masyarakat, untuk memilah sampah dan yang terbuang hanya residu ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah),”kata Kasi Penanganan Sampah pada DLH Kota Sukabumi, Deni Denhari ketika ditemui di kantornya, Jumat (5/3/2021).

Sampah yang masuk ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) di Cikundul masih tinggi sekitar 170 ton dalam sehari. Hal itu dikarenakan masih belum sesuai keinginan pemerintah daerah khususnya DLH, agar masyarakat aktif memilah sampah.

“Apabila sampah bisa terpilah di rumah tangga sebelum dibuang ke TPS, Insya Allah pengurangan demi pengurangan bisa berjalan ke TPA Cikundul,”ujarnya.

Jumlah sampah yang masuk ke TPA Cikundul dalam perhari memang bervarian namun secara keseluruhan kurang lebih 171 ton. Pada akhir pekan sampah di TPS lokasi perumahan memang ada peningkatan. DLH juga mengakui masih kekurangan armada pengangkut sampah, dari 37 armada truk sampah masih kurang.

DLH berharap kesadaran masyarakat mulai dari disiplin waktu membuang sampah, memilah sampah dari rumah sangat berdampak pada penanganan sampah secara terorganisir. Dengan kembali di bahasnya raperda perubahan pengelolaan sampah, Deni berharap kedepan pengelolaan sampah baik oleh DLH maupun masyarakat akan lebih baik dan memiliki payung hukum yang lebih baik.

“Semoga raperda perubahan pengelolaan sampah berjalan lancar, di dalamnya ada pengelolaan sampah dan penanganannya,”pungkasnya. (*)