Polres Sukabumi Kota Amankan Sindikat Curanmor

oleh -
Kapolres Sukabumi AKBP Sumarni (depan, tengah) ketika memimpin konferensi pers seputar pengungkapan sindikat curanmor lintas daerah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Sebanyak delapan orang yang diduga pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan Tim Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan sindikat tersebut, diantaranya enam unit sepeda motor, STNK dan peralatan kejahatan berupa kunci leter T.

“Mereka dalam operasinya merusak kunci kontak menggunakan leter T, dengan waktu 2-10 menit berdasarkan pengakuan mereka untuk menghidupkan motor yang dibawa kabur,”kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni saat menggelar konferensi pers, di Mapolres Sukabumi Kota, Rabu sore (3/3/2021).

Delapan orang yang diduga pelaku diantaranya berinisial CK (25), TR (33), UO (41), JY (25), RR (27), MIP (27) dan YK (41) dan NO (32). Para terduga pelaku diterangkan Sumarni dalam menjalankan aksinya beroperasi di lima lokasi.

Lokasi-lokasi tersebut adalah Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kampung Baru, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kampung Cibatu, Desa Nagrak Kecamatan Cisaat, Perum Cimahpar, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja dan Kampung Banyuresmi, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan,  Sumarni menjelaskan terduga NO melakukan kejahatan sebanyak empat kali, JY dan TR melakukan enam kali. TR merupakan target dalam operasi ini dan dia melakukan antar kota.

Dari jumlah terduga pelaku yang berinisial CK merupakan penadah, dikenakan Pasal 481 KUHP dengan acamatan tujuh tahun penjara. Sedangkan tujuh orang lainnya diancam dengan Pasal 383 KUHP tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

“Kebanyakan motor matic yang ditargetkan mereka, karena mudah dijual.  Hasil curian di jual ke luar Kota Sukabumi, seperti Jakarta dan ke Pajampangan,”ungkap Kapolres. (*)