Menko Marves Pastikan, Pemerintah Pusat Perhatikan Pembangunan Kawasan Ujunggenteng

oleh -
Plh Bupati Sukabumi H. Zainul S (kedua dari depan) ketika mengikuti rapat virtual pembahasan pengembangan kawasan selatan yang dipimpin Menko Marves RI Luhut Binsar Panjaitan.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Pemerintah pusat melalui Kemenko Maritim dan Investasi (Marves) RI  memastikan, Jakarta akan memberikan perhatian khusus pada potensi dan pengembangan kawasan selatan Kabupaten Sukabumi, khususnya Ujunggenteng. Karena kawasan selatan tersebut memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pariwisata dan budi daya perikanan.

Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Marves RI, Luhut Binsar Panjaitan saat memimpin rapat virtual yang agendanya pembahasan pembangunan kawasan pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Rakor daring ini diikuti Plh Bupati Sukabumi Zainul S dari Pendopo, Rabu (24/2/2021).

Menko Luhut menegaskan, kawasan selatan Kabupaten Sukabumi, khususnya Ujunggenteng memiliki potensi yang luar biasa, terutama dari segi wisata dan perikanan.

“Potensi Ujunggenteng sangat luar biasa. Makanya harus ada pembangunan. Sehingga masyarakat di sana bisa merasakan manfaatnya,” kata menteri.

Berkaitan rencana pembangunan kawasan Ujunggenteng, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan beberapa kementerian terkait untuk menyiapkan berbagai akses yang meliputi antara lain pertanahan, air, jalan, dan listrik. 

“Perencanaan tata ruang merupakan kunci keberhasilan pengembangan kawasan Ujunggenteng. Jangan sampai ada pembangunan yang tidak bagus dan tidak tepat di sana,” ucapnya.

Sementara Plh Bupati Sukabumi mengatakan, Ujunggenteng telah masuk ke dalam kawasan pariwisata dan perikanan di dalam tata ruang Kabupaten Sukabumi. Apalagi wilayah itu masuk ke dalam masterplan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

“Pembangunannya pasti akan lebih tertata. Kami pun bersyukur, pembangunan kawasan Ujunggenteng mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Bahkan berbagai kebutuhan pembangunan Ujunggenteng akan difasilitasi oleh pemerintah pusat, terutama akses. (*)