Dishub dan Polantas Lakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas

oleh -
Kerusakan lampu lalu lintas di sekitar Tugu Adipura mendorong petugas melakukan pengalihan arus lalu lintas dari arah Jalan Veteran menuju Yogya Dept. Store.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polantas Polres Sukabumi Kota mengambil kebijakan pengalihan arus atas terjadinya kerusakan lampu lalu lintas (traffic light) di seputaran tugu Adipura (Kimia Farma). Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau kita biarkan dalam kondisi yang tidak tertangani traffic light tersebut, tentunya akan rawan kecelakaan. Makanya kita mengambil kebijakan pengalihan arus sampai traffic light di perbaiki,”kata Kadishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman ketika dihubungi wartawan via telepon seluler, Senin (22/2/2021).

Pengalihan arus untuk semua kendaraan dari arah Jalan Veteran menuju Jalan RE. Martadinata harus memutar arah ke Jalan Surya kencana, tentunya dampak pengalihan arus tersebut, kemacetan pun tidak terhindari, karena Angkutan Kota (Angkot) 08 Cisaat dan 15 Bhayangkara memutar balik di depan Kantor BPN Kabupaten Sukabumi.

Keterlambatan penanganan kerusakan traffic light, masih kata Abdul di karenakan kegiatan pada bidang tersebut terkena refocusing anggaran, dan tidak boleh ada penunjukan kepada pihak ketiga. Anggaran pun terkunci, disisi lain penanganan traffic light yang rusak sangat diperlukan.

“Saya sudah koordinasi dengan pa Sekdishub agar hal ini segera di inventalisir. Kondisinya Mandorbot hangus karena usianya sudah tua, dari 2013,”terangnya.

Dishub juga akan koordinasi dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) agar tidak mengunci kegiatan yang sifatnya urgent. Solusinya harus membeli sparepart yang diserahkan kepada pihak ketiga.

Dishub juga sudah berupaya memperbaiki kerusakan panel traffic light di seputaran tugu Adipura tersebut, dengan memasang komponen traffic light dari tempat lain, namun ternyata operasionalnya tidak bisa berjalan lama.

“Kemungkinan anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp100 juta untuk kebutuhan sparepart panel traffic light yang rusak dengan penunjukan pihak ketiga,”ungkapnya. (*)