Peringati HPSN 2021, DLH Ajak Masyarakat Menjadikan Sampah Bernilai Ekonomi

oleh -
Wali Kota Sukabumi H Achmad Fahmi (ketiga dari kanan) didampingi Adil Budiman (ketiga dari kiri).

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi menggelar kegiatan Webinar pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 dengan tema ‘Sampah bahan baku ekonomi di masa Pandemi’,  Ahad (21/2/2021) dengan nara sumber ketua Forum Bank Sampah Jawa Barat, Dr. Ir. Mohamad Satori dan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi.

Pada Ahad paginya Wali Kota, di dampingi Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada dan Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman menghadiri kegiatan dari Gerakan Muda Keadilan (GMK) di seputar Pedestrian Dago untuk membersihkan dan memungut sampah.

“Karena masih kondisi pandemi Covid-19, makanya Peringatan HPSN 2021 kita lakukan Webinar yang bisa di ikuti lapisan masyarakat untuk memberikan edukasi tentang sampah yang bisa menjadi bahan baku ekonomi,”kata Adil Budiman ketika dihubungi wartawan via telepon seluler.

Tujuan Webinar tersebut menurut Adil, di masa Pandemi, DLH ingin masyarakat menjadikan sampah sebagai sirkulir ekonomi yang bisa menghasilkan uang. Di mulai dari memilah sampah rumah tangga. Disisi lain Adil juga melihat usaha limbah sampah tidak terdampak pada kondisi pandemi Covid-19, baik limbah plastik maupun limbah B3.

“Usaha limbah sampah bisa dibilang usaha yang tetap stabil walau adanya pandemi Covid-19,”ujarnya.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya peringatan HPSN di tandai dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, tahun ini juga masih adanya Virus Corona, Pemerintah Pusat mengimbau ke daerah peringati HPSN dengan tidak ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengundang masa, yang akan menggangu terhadap protokol kesehatan.

“Makanya Pemerintah Pusat mengambil tema HPSN tahun ini, dengan kegiatan sosialisasi melalui Webinar,”ucapnya.

Masyarakat yang telah melakukan pemilahan sampah nantinya bisa dijual baik ke Bank Sampah Sukabumi (Bank Sami) atau ke Bank Sampah Sukabumi Cikondang (Basmici).

Pada Peringatan HPSN, Adil juga mengimbau ke masyarakat agar bisa memulai mengelola sampah dari rumah tangga, dengan memilah sampah organik maupun non organik. Berpengaruh juga terhadap jumlah sampah yang di buang ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir), dengan pengurangan sampah rumah tangga.

“Sampah yang memiliki nilai jual, silahkan bisa dijual kemana saja, baik ke Bank Sami atau Basmici. Atau langsung jual ke pemulung, atau dijadikan kompos,”ungkapnya. (*)