Tingkatkan Layanan Pendidikan, SDN Desa Cibima Canangkan Sekolah Penggerak dan E-Book

oleh -
Kepala SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri, Iwan Setiawan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Desa Cibima) akan maju mewakili Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi ikut seleksi sebagai sekolah penggerak yang di canangkan oleh Kemendikbud. Apabila lolos seleksi, akan ada Mou atau kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah daerah, dimana sekolah penggerak nantinya akan lebih memaksimalkan pelayanan pendidikan.

“Sekolah penggerak akan di seleksi oleh Kemdikbud, kita juga sudah daftar. Mudah-mudahan Desa Cibima lebih baik lagi kedepan, baik prestasi maupun peningkatan layanan pendidikan secara akademik maupun non akademik,”kata Kepala Sekolah Dasar Desa Cibima, Iwan Setiawan ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/2/2021).

Sekolah penggerak untuk Kota Sukabumi selain Desa Cibima, ada 6 sekolah tingkat dasar mewakili masing-masing Kecamatan, 3 SMP, dan sisanya tingkat Paud juga Taman Kanak-kanak dengan jumlah total 15 sekolah yang akan di seleksi oleh Kemendikbud untuk periode 2021. “Kalau Desa Cibima lolos seleksi, kita akan kita program Pusat,”ujarnya.

Selain pencanangan sekolah penggerak, masih kata Iwan, sekolah yang dia pimpin juga akan mengikuti perkembangan era digitalisasi salah satunya dengan program e-book, pembelajaran secara daring yang menarik. Bukan hanya 3 dimensi namun bisa 7-10 dimensi untuk  program e-book, siswa bisa menggunakan Gadget maupun laptop.

“Sekolah penggerak dengan program e-book akan sinkron semuanya yang mengarah pada kemajuan digitalisasi,”ungkapnya.

Sedangkan proses pembelajaran di tengah kondisi pandemi Covid-19, para pengajar di Desa Cibima tetap melakukan aktivitas di sekolah untuk memberikan pembelajaran melalui daring, dengan tetap mengikuti berbagai lomba-lomba secara daring untuk prestasi sekolah.

“Kita juga terus melakukan evaluasi pembelajaran secara daring, siswa maupun orang tua yang mengalami kendala, ada program kunjungan guru ke rumah-rumah,”tandasnya. (*)