Proses Pergantian Bah Tatan Tertunda karena Reses

oleh -
Kasubbag Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Emil Faisal.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Proses penggantian posisi almarhum Tatan Kustandi atau akrab disapa Bah Tatan di DPRD Kota Sukabumi masih dalam proses. Pekan depan, Sekretariat DPRD Kota Sukabumi akan berkirim surat ke KPU untuk meminta nama pengganti politisi PDI Perjuangan tersebut.

“Seharusnya surat ke KPU Kota Sukabumi dikirimkan pekan ini. Namun karena ada reses, surat tersebut baru dikirimkan pekan depan,” kata Kasubbag Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Emil Faisal kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, Bah Tatan meninggal pada Jumat, 25 Desember 2020. Sesuai aturan, DPRD Kota Sukabumi mengganti posisi yang ditinggalkan Bah Tatan melalui mekanisme PAW (Pergantian Antar Waktu).

“Surat yang akan dikirmkan ke KPU tersebut merupakan  tindak lanjut surat dari DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Sukabumi tentang PAW almarhum Bah Tatan Kustandi,” ujar Emil.

Surat dari DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi ditermia tanggal 8 Februari 2021 dan masuk ke Sekretariat DPRD pada 10 Februari 2021. Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014, PP Nomor 12 Tahun 2018, dan Tata Tertib DPRD Kota Sukabumi, setelah 7 hari menerima surat permintaan PAW, Pimpinan DPRD harus mengirimkan surat ke KPU.

“Nanti setelah ada jawaban dari KPU Kota Sukabumi, Pimpinan DPRD melalui Wali Kota Sukabumi mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Barat yang isinya permintaan SK untuk peresmian dan pengangkatan Anggota DPRD yang ditetapkan oleh KPU,” jelas dia. (*)