Komunitas Burung Parkit Gelar Free Fly di Bukit Nyalindung (Video)

oleh -
Komunitas penggemar burung parkit menyalurkan hasrat dan hobi mereka pada kegiatan free fly untuk burung peliharaannya.

Wartawan Rudy J Susafha

Editor Wawan AS

Komunitas penggemar Burung Pakit Sukabumi menggelar edukasi dan aksi free fly di lapang Bukit Nyalindung, Jalan Pasir Salam Nyalindung-Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Ahad (7/2/2021). Pada kegiatan itu, anggota komunitas melepaskan burung parkit kesayangannya ke alam terbuka secara bersamaan.

Aksi komunitas tersebut menarik perhatian warga sekitar. Di tengah pandemi Covid-19, mereka mendapatkan hiburan gratis berupa atraksi puluhan burung parkit yang berkeliling lapangan dan perkebunan dengan panduan dari pemiliknya. Mereka bersorak ketika burung tersebut dapat kembali dan hinggap di tangan pemiliknya.

Di tempat kegiatan tampak hadir sekitar 35 anggota komunitas dari berbagai daerah, baik Sukabumi maupun luar daerah. Semuanya menunjukkan kebolehan burung parkit miliknya dalam membuat manuver di udara sebelum kembali ke tangan pemiliknya.

“Kami memilih lokasi di Bukit Nyalindung karena tempatnya luas dengan kebun yang menghampar luas. Lokasi ini cocok untuk menyelenggarakan edukasi dan pelatihan bagi burung parkit,” kata Sandi, ketua komunitas ketika ditemui di tempat kegiatan edukasi burung parkit.

Kegiatan yang digelarnya, ujar dia, juga merupakan edukasi bagi masyarakat agar mereka memahami kebiasaan burung parkit. Lebih jauh lagi agar masyarakat dapat menyayangi burung parkit, baik yang hidup di alam bebas maupun peliharaan.

“Ajang free fly ini juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat. Kami lihat masyarakat sangat senang dengan atraksi burung parkit yang memikat hati,” ujatnya.

Komunitas yang dipimpinnya memiliki anggota dengan jumlah 52 orang. Sekretariatnya di Jalan Cemrelang Kota Sukabumi. Sandi dan rekan-rekan akan terus mengembangkan kegiatan free fly  sebagai sarana edukasi dan penyaluran hobi bagi para penyayang burung parkit.  

“Mudah-mudahan organisasi ini dapat menampung dan menyalurkan harapan para pencinta dan penggemar burung parkit,” ujar Sandi.

Di tengah kegiatan, anggota komunitas berdiskusi seputar burung parkit. Masyarakat juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berfoto selfie dan bertanya-tanya seputar burung pemakan biji tersebut. (*)