Penyelesaian GOR Merdeka Dianggarkan Tahun Ini

oleh -
Bangunan GOR Merdeka tertunda penyelesaiannya karena terkendala wabah Covid-19. Dinas PUTR Kota Sukabumi mentargetkan GOR ini selesai tahun 2021.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Kota Sukabumi kembali menganggarkan dana untuk penyelesaian pembangunan GOR (Gedung Olahraga) Merdeka, dimana tahun lalu anggaran tersebut terkena refocusing penanganan Covid-19.

Untuk penyelesaian GOR Merdeka disiapkan anggaran kurang lebih Rp2 Miliar, anggaran tersebut untuk menyelesaikan poin-poin pekerjaan yang tertinggal kemarin, melalui sumber dana APBD Kota Sukabumi tahun 2021.

“Insya Allah dengan anggaran tersebut untuk pekerjaan yang tertinggal, kita selesaikan. Sehingga GOR Merdeka bisa digunakan dengan semestinya, sesuai dengan rencana semula,”kata Kepala Dinas PUTR Kota Sukabumi, Asep Irawan ketika berkunjung ke Kantor PWI Kota Sukabumi, Jumat (22/1/2021).

Jajaran Dinas PUTR saat ini sedang melakukan persiapan proses tayang tender kepada BPBJ (Bagian Pengadaan Barang dan Jasa), Asep berharap bisa segera tayang proses tender untuk penyelesaian Gor Merdeka. Bukan hanya itu di tahun ini,  penataan Lapang Merdeka dan Alun-alun juga kembali diajukan melalui sumber dana Bantuan Keuangan ( Bankeu) Provinsi Jawa Barat.

“Penataan Lapang Merdeka dan Alun-alun memang dibawah kita semua untuk perencanaannya, rencana anggarannya Rp24 Miliar. Semoga saja semua bisa berjalan lancar, mulai dari proses tender sampai pelaksanaan pembangunan,”harapnya.

Teknisnya penataan Lapang Merdeka dan Alun-alun di satu paketkan dalam proses tender, nantinya rencana pembangunan akan membuat lebih cantik Lapang Merdeka maupun Alun-alun. Arah orientasi tamannya dirubah lebih condong ke arah kiblat, termasuk tata letak parkir dan ada komponen-kompenen taman.

“Intinya baik Lapang Merdeka dan Alun-alun kita buat semakin cantik penampilannya, biar tingkat kebahagiaan masyarakat Kota Sukabumi semakin meningkat dengan perkembangan pembangunan,”ujarnya. (*)