Boles dan Ngagotong Lisung Terima Hak Cipta dari Kemenkumham

oleh -
Pimpinan Pesantren Dzikir Al-Fath, KHM. Fajar Laksana memperlihatkan dokumen hak cipta untuk kesenian tradisional Boles dan Ngagotong Lisung.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Perjuangan panjang selama 12 tahun memperkenalkan olahraga tradisional asli Kota Sukabumi, Main Boles (Bola Leungeun Seuneu/Bola Api) dan Ngagotong Lisung baik di daerah sendiri, nasional bahkan hingga ke luar negeri kini secara resmi memiliki Hak Cipta Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementrian Hukum dan HAM.

Boles dan Ngagotong Lisung diciptakan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, KH. M. Fajar Laksana, yang berlokasi di Perum Gading Kencana, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, di perkenalkan sejak 1 April 2009. Nomor pencatatan 000233634 untuk Boles dan nomor 000233636 untuk Ngagotong Lisung.

“Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, kesenian ikon Kota Sukabumi, Boles dan Ngagotong Lisung telah mendapatkan sertifikat hak cipta dari Kemenkumham,”kata Fajar ketika ditemui wartawan di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Jumat (22/1/2021).

Kedua kesenian tersebut sering digelar oleh Fajar bersama para santrinya dalam agenda besar maupun penyambutan para tamu yang berkunjung ke Museum Prabu Siliwangi yang berada di kawasan Ponpes Dzikir Al-Fath.

Diakui Fajar,  untuk mendapatkan HAKI tersebut bukanlah perjuangan yang mudah.  memperkenalkan kesenian Boles dan Ngagotong Lisung melalui perpaduan pencak silat dimana Fajar juga memiliki Perguruan silat Maung Bodas, harus mendapatkan berbagai prestasi terlebih dahulu.

“Perjuangan panjang telah kami lalui dengan memperkenalkan Boles dan Ngagotong Lisung ke masyarakat luas hingga ke luar negeri, dan berbagai prestasi juga telah kami raih dari kedua kesenian tersebut,”terangnya.

Prestasi Boles dan Ngagotong Lisung yang telah diraih diantaranya Juara 1 Lomba Olahraga Tradisional tingkat Jawa Barat, menjadi 10 Penampil Terbaik di Tingkat Nasional dalam Festival Olahraga Tradisional di Morotai pada 2012. Juara 2 Tingkat Nasional tahun 2016 dalam festival Olahraga Tradisional oleh Kemenpora, dan tampil di Festival Internasional TAFISA yang dihadiri 84 negara di Jakarta pada 2016.

Selain itu dengan prestasi Juara ke 2 Olahraga Tradisional tingkat Nasional menjadikan Boles dan Ngagotong Lisung akan tampil mewakili Indonesia pada Festival TAFISA World Sport For All Games di Portugal pada Juni 2021.

“Kami mohon doa dan dukunganya semoga Boles dan Ngagotong Lisung sebagai kesenian  ikon Sukabumi bisa tampil mewakili Indonesia di Lisabon Portugal,”ungkapnya. (*)