Komisi II Dorong Peningkatan PAD Sektor Pajak Kota Sukabumi

oleh -
Komisi II DPRD Kota Sukabumi menggelar pertemuan dengan jajaran BPKPD Kota Sukabumi dalam rangka pembahasan peningkatan PAD.
Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ivan Rusvansyah (tengah) memberikan keterangan seusai pertemuan dengan BPKPD.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Anjloknya Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Kota Sukabumi pada masa Pandemi Covid-19 tahun 2020, menjadi perhatian jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi, dengan memberikan dorongan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) agar 2021 PAD bisa lebih ditingkatkan.

Ditemui wartawan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Kamis (14/1/2021) dari Fraksi Golkar, Ivan Rusvansyah di kantor BPKPD mengatakan kunjungan kerja jajarannya ke BPKD selain bersilahturahmi, membahas APBD dan PAD 2021.

“Memang kemarin PAD anjloknya sangat luar biasa karena adanya dampak Pandemi Covid-19, walau masih di suasana Pandemi, kita optimis untuk meningkatkan PAD Kota Sukabumi kembali,”kata Ivan di dampingi angggotanya Maming Surita dari Fraksi Demokrat dan Faisal Anwar Bagindo dari Fraksi PAN.

Keyakinan jajaran Komisi II adanya peningkatan PAD 2021, dilihat dari berbagai sektor pajak yang dikelola oleh BPKPD sejak 2018 hingga 2020 mengalami penurunan, Ivan beserta jajarannya mendorong BPKPD untuk lebih meningkatkan potensi pajak yang dikelola. Keyakinan bertambah ketika nanti pembangunan Pasar Pelita dan Tol Bocimi selesai, potensi pajak bisa bertambah.

“Pengawasan pada 2021 dan seterusnya insya Allah kita optimis dari komisi II, PAD yang dikelola oleh BPKPD bisa lebih meningkat, karena potensi cukup banyak, apalagi ada rencana penambahan gedung parkir di tahun ini,”ujarnya.

Komisi II juga membahas pemindahan anggaran yang terkena refocusing seperti apa, termasuk tingkat penyerapannya. Dimana tingkat penyerapan sekitar 40-50 persen, namun secara tertulis Komisi II belum menerima data penyerapan anggaran. Sebelumnya komisi II juga melakukan kunjungan kerja ke Bappeda untuk penekanan peningkatan infrastruktur.

“Pada intinya sinergitas antara legislatif dan eksekutif sangat penting untuk kemajuan pembangunan di Kota Sukabumi, dimana manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,”ungkapnya. (*)