Operasi Yustisi Polsek Cikembar Bagikan 63 Masker Gratis

oleh -
Dengan sikap simpatik, Kapolsek Cikembar AKP Fery Poloso, S.H. mempersilakan warga yang tidak mengenakan masker untuk menepi dan berhenti.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Kapolsek Cikembar, Polres Sukabumi, AKP Fery Poloso, S.H. memimpin operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di Jalan Raya Pelabuhan II Km 18 depan Mako Polsek Cikembar di Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Ahad (10/1/2021).

Dalam operasi itu, AKP Fery menerjunkan 8 anggota ditambah 4 personel TNI sebanyak 4 orang. Kekuatan gabungan sebanyak 12 personel itu bersiaga di depan Mako Polsek Cikembar dari pukul 08.00 sampai dengan 10.00 WIB. Mereka menjaring setiap pemotor yang tidak mamakai masker untuk diberi teguran sekaligus diberi masker gratis.

Pada operasi ini, tim gabungan membagikan 63 masker gratis kepada pengguna kendaraan bermotor yang tidak memakai alat pelindung diri tersebut.

“Tujuan operasi ini bukan semata-mata ingin menjatuhkan sanksi tapi diorientasikan pada upaya meningkatkan disiplin masyarakat terhadap penegakan aturan protokol kesehatan,” kata AKP Fery saat memimpin operasi prokes. 

Sebelum diberi masker, para pelanggar prokes dijatuhi sanksi atas pelanggaran yang mereka lakukan. Mereka terbukti melanggar prokes yaitu berada di ruang publik tanpa memakai masker. 

Sanksi yang dijatuhkan yang berbeda-beda. Sebanyak 50 orang diberi teguran lisan. Pelanggar sebanyak 13 orang dijatuhi sanksi yaitu 3 orang diberi sanksi sosial dan 10 orang dijatuhi sanksi fisik. 

“Pada operasi ini kami juga mensosialisasikan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Kami harapkan 3M ini dilaksanakan dengan konsekuen dan penuh tanggung jawab,” ujar Kapolsek.

Secara umum, kata dia, tujuan operasi yang dipimpinnya untuk menekan angka penyebaran Covid -19 di wilayah hukum Polsek Cikembar. AKP Fery dan jajarannya terus berupaya  agar masyarakat berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Penekannya pada pemakaian masker untuk warga yang berada di ruang publik atau sedang menaiki kendaraan,” ujar dia. (*)