Memelihara Tanaman untuk Menguatkan Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi

oleh -
Di tengah lautan tanaman di halaman rumahnya, Yuli Noviawan tetap melaksanakan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk melindungi tubuhnya dari serangan Virus Corona.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Editor Iyus Firdaus PWI

Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh agar sehat dan terhindar dari infeksi Virus Corona. Selain melakukan perilaku hidup sehat dan bersih, masyarakat juga menekuni hobi, mulai dari memelihara ikan hias, burung bahkan ada yang hobi mengoleksi tanaman.

Di tengah wabah Covid-19, salah seorang warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Yuli Noviawan tidak melepaskan hobinya yakni mengumpulkan dan memelihara bunga dan aneka tanaman. Rumahnya seperti taman kota karena dipenuhi aneka jenis tanaman yang menghadirkan suasana hijau dan sejuk.

Tanaman telah menjadi bagian dari hidup Yuli. Dia tidak menyisakan lahan di halamannya yang dibiarkan kosong tanpa tanaman. Setiap hari Yuli berinteraksi dengan tanaman untuk menyerap semangat tumbuh dan udara yang melimpah ruah. Pemandangan dan udara di sekelilingnya merangkai lingkungan yang nyaman dan menyehatkan.

Karena tema termutakhir yang sedang digalakkan pemerintah adalah Pesan Ibu 3M dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid-19, Yuli pun menerapkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan rumah dan area tanamannya. Ketika berada di lingkungan kebun, Yuli tidak pernah mengabaikan masker sebagai upaya menolak penyusupan Virus Corona ke dalam tubuh.

“Virus bertebaran di mana-mana, termasuk di lingkungan kebun dan taman. Karena itu saya selalu memakai masker pada saat berada di kebun sebagai bentuk langkah antisipasi. Siapa tahu juga tiba-tiba datang tamu. Saya bisa langsung menyambut dia tanpa harus mencari-cari masker,” kata Yuli kepada wartawan, Kamis (7/1/2021) pagi.

Dia juga terbiasa mencuci tangan setelah suntuk dalam urusan memelihara tanaman. Langkah ini penting untuk membersihkan tangan dari segala jenis kuman dan jasad renik lainnya termasuk Virus Corona. Yuli melakukan kebiasaan ini dengan sabun di bawah air yang mengalir. Ada kran yang dapat menyemprotkan air dengan tekanan yang cukup untuk membersihkan tangan.  

Pesan Ibu 3M selanjutnya menjaga jarak. Lingkungan yang sehat dan bersih penuh tanaman sering mengundang orang tertarik untuk melihat-lihat sekelilingnya sambil menikmati Oksigen dari udara bebas. Ketika ada orang datang ke taman miliknya, biasanya Yuli menyervis mereka dengan dengan memberikan penjelasan seputar tanaman dan karakternya masing-masing.

Saat itulah, Yuli harus pandai-pandai menjaga jarak dengan tamunya. Tapi dia tetap asyik memberikan penjelasan seputar taman miliknya dan terus melancarkan misinya  untuk menanamkan kecintaan orang lain pada tanaman. Menjaga jarak merupakan tindakan taktis untuk mencegah dirinya terpapar Virus Corona di satu sisi, tapi di sisi lain silaturahmi harus tetap terjaga. Yuli tidak tahu persis, di antara sekian banyak orang yang datang, tamu mana yang telah ditumpangi virus penyebab Covid-19.

“Jadi sehari-hari, baik di halaman rumah, di kantor, maupun tempat publik, saya selalu memakai masker dan melaksanakan aturan protokol kesehatan yang lainnya,” tutur dia.

Berinteraksi dengan tanaman sambil menjaga keselamatan diri ibarat sekali mendayung, dua tiga pulau terlewati. Dari tanaman dia menerima pasokan udara bersih langsung dari sumbernya yang dapat membuat tubuhnya sehat. Selain itu pikirannya tersalurkan dengan bebas karena terkanalisasi oleh aneka jenis tanaman  di hadapannya. Dia terdorong untuk selalu berpikir positif tentang kehidupan dan problematika yang dihadapinya.

“Di tengah kondisi pandemi, saya tetap menekuni hobi saya memelihara tanaman. Secara psikologis saya merasa lebih tenang ketika berinteraksi dengan tanaman. Saya merasa yakin imunitas tubuh saya otomatis meningkat,” jelasnya. 

Yuli dan istrinya memiliki kesibukan harian yang nyaris sama sebagai PNS di lingkungan Pemkot Sukabumi. Kebetulan mereka memiliki hobi yang sama pula yakni mengurus tanaman. Anaknya juga memiliki kegemaran serupa. Satu keluarga kompak menggandrungi tanaman. Tidak heran jika sekeliling rumahnya menyerupai taman yang berisi aneka tanaman pot, bunga, dan tumbuhan perdu.

“Memelihara tanaman sudah menjadi hobi saya sejak masih muda. Pada pagi hari sebelum berangkat kerja, saya seperti memiliki semangat baru setelah berinteraksi sesaat dengan tanaman. Begitu pula sore hari sepulang kerja, rasa lelah hilang setelah melihat tanaman di halaman rumah. Saya dan istri selalu menyempatkan diri untuk mengurus tanaman setiap hari. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat tanaman tumbuh segar,” ungkapnya.

Di tengah gempuran polusi udara dari aneka jenis kendaraan bermotor dan serangan Virus Corona yang belum juga mereda, kehadiran aneka jenis tanaman di halaman rumah menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dilapis lagi dengan upaya lain yaitu menerpkan 3M dalam kehidupan sehari-hari seperti dilakukan Yuli Noviawan. (*)