Komisi II DPR Terus Mendorong Pembangunan Jalan Tol Bocimi

oleh -
Anggota Komisi II DPR RI, HM. Muraz.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Anggota DPR RI dapil IV, HM. Muraz terus mendorog percepatan pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) melalui mitra kerjanya di eksekutif. Salah satu lembaga yang menjadi mitra pembahasan dalam pembangunan jalan tol adalah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Berdasarkan informasi dari Kementrian ATR/BPN, pembangunan tetap berlanjut sampai tuntas, kendalanya di teknis,” kata Muraz pada kegiatan silahturahmi dengan PWI Kota Sukabumi di kantor Megaswara FM, Jalan Sarasa, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Sabtu (25/12/2020).

Wabah Covid-19, lanjut Muraz, tidak menyurutkan tekad pemerintah untuk menyelesaikan Jalan Tol Bocimi. Informasi dari Kementerian ATR/BPN menyebutkan, pembebasan lahan untuk jalan bebas hambatan tersebut telah mencapai 80 persen. Hampir selesai.

“Pembangunan memang sudah hampir sampai Parungkuda sesuai target tahap II. Kemungkinan pada 2021 tahap II tuntas. Untuk target sampai Sukabumi, kami belum bisa memberikan jawaban yang pasti,” ujar legislator asal Partai Demokrat tersebut.

Muraz sendiri sangat mengharapkan pembangunan Jalan Tol Bocimi bisa segera selesai sebagai solusi ampuh untuk mengurai kemacetan sepanjang jalur Bogor-Sukabumi. Wali Kota Sukabumi periode 2013-2018 ini pernah terjebak kemacetan parah hingga perjalanan dari Sukabumi ke Senayan memakan waktu 11 jam.

“Saya sering terhambat kemacetan mulai dari Cisaat hingga Cicurug. Makanya pada waktu rapat, saya sampaikan ke Pak Menteri ATR, bahwa solusinya adalah Jalan Tol Bocimi,” ujar dia.

Secara teknis pembangunan Jalan Tol Bocimi memang cukup rumit. Salah satunya sepanjang Ciawi sampai Sukabumi, jalan berbayar ini membutuhkan sekitar 400 jembatan, besar dan kecil. (*)