Kasi Kesling Klarifikasi Tindakannya Mengumpulkan Berkas Perizinan

oleh -
Puskesmas Simpenan belum memiliki izin pengelolaan LB3, tetapi sukses menerapkan pengelolaan limbah dengan rapi dan tertib.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) pada Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Dece mengklarifikasi tindakannya yang telah mengumpulkan berkas dari puskesmas untuk pengurusan izin pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3).

Sebab atas langkahnya itu banyak tudingan, Dece telah bertindak di luar kewenangannya. Selain itu, pengurusan izin pengelolaan LB3 bisa dilakukan langsung oleh puskesmas ke DLH tanpa melalui Dinkes.

“Saya harus mengklarifikasi permasalahan ini agar semuanya jelas,” kata Dece kepada wartawan, Kamis (3/12/2020) pagi.

Tindakannya itu berangkat dari fakta, banyak puskesmas di Kabupaten Sukabumi yang belum mengantungi izin pengelolaan LB3. Karena itu, Dece mengulurkan tangan untuk membantu puskesmas dalam pengurusan izin pengelolaan LB3 ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.

Jadi awalnya ingin membantu puskesmas untuk mengurus izin pengelolaan limbah B3.  Makanya dia mengumpulkan berkas-berkas persyaratan dari beberapa puskesmas. Hasil dari pengumpulan berkas ini nanti dilaporkan ke Kepala Dinkes.

Dia merasa perlu menyampaikan klarifikasi tersebut untuk menepis berbagai tudingan yang diarahkan padanya bahwa tindakannya itu menyalahi kewenangannya. Dece sendiri tidak menyatakan langkah yang diambilnya itu sudah benar. Niat awalnya hanya ingin membantu puskesmas.

“Saya mengumpulkan berkas dari puskesmas untuk mempercepat pembuatan izin pengelolaan limbah B3,” tambahnya.

Dece juga menyangkal tuduhan yang menyatakan bahwa tindakannya itu atas dasar instruksi langsung dari Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi. Tidak benar itu, tandasnya. Dia menyebut langkahnya itu semata-mata sebagai tindakan inisiatif pribadi.

Namun pernyataan Kasi Kesling itu bertolak belakang dengan informasi dari beberapa kepala puskesmas.  Menurut mereka, penyerahan berkas izin pengelolaan LB3 ke Dinkes  itu atas hasil kesepakatan yang instruksinya datang langsung dari Kepala Dinkes melalui tim teknis yang dikepalai Kasi Kesling.

Sebagian kepala puskesmas menilai, Dece berani bertindak seperti itu lantaran ada titah langsung dari Kepala Dinkes. Sampai sekarang, informasi terkait latar belakang dan dasar dari tindakan Dece masih simpang siur. Apakah atas insiatif sendiri atau perintah dari Kepala Dinkes?

Berita terkait: Dinkes Diduga ‘Lalai’ Tangani Limbah Puskesmas

Berdasarkan informasi yang diterima pelitasukabumi.com di lapangan, salah satu persyaratan dalam mengurus izin pengelolaan LB3 adalah IMB. Beberapa puskesmas yang akan mengurus izin pengelolaan LB3 belum mempunyai IMB.

“Dinas Lingkungan Hidup tidak mungkin menerbitkan izin pengelolaan LB3 untuk puskesmas yang belum mempunyai IMB,” kata sebuah sumber di salah satu puskesmas.

Dengan demikian, tindakan Dece menjadi sia-sia untuk puskesmas yang belum ber-IMB. (*)