Kluster Pesantren, Muncul 14 Kasus Covid-19 di Citamiang

oleh -
Perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Kota Sukabumi sampai dengan Sabtu tanggal 21 November 2020 pukul 12.00 WIB.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Perkembangan terbaru kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi menunjukkan adanya kluster di institusi pesantren. Dari pesantren yang terletak di Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu muncul 14 kasus baru Covid-19 yang semuanya dari kalangan santri.

“Hari ini ada penambahan kasus baru sebanyak 43. Ada kluster institusi pesantren, semuanya 14 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Rita Fitrianingsih ketika merilis data terbaru perkembangan Covid-19, Sabtu (21/11/2020) siang.

Seakarang, ujar dia,  kondisi para santri itu sangat bagus dan terkendali. Keadaan mereka berangsur-angsur menuju pulih. Semuanya telah ditracing atau pelacakan kontak para santri tersebut.

“Semuanya telah ditracing, kondisinya bagus terkendali. Para santri itu menjalani isolasi mandiri,” kata Rita yang sehari-hari menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Dari 43 kasus baru Covid-19 itu, Kecamatan Baros dan Lembursitu nol kasus. Kasus baru terjadi di lima kecamatan yaitu Gunungpuyuh 7, Citamiang 15, Cikole 4, Warudoyong 11, dan Cibeureum 6. Kasus di Citamiang, 14 dari kalangan santri dan 1 orang dari luar pesantren.

“Penyebabnya 39 suspek dan 4 orang kontak erat. Semuanya isolasi mandiri,” ujar Rita.

Sementara pasien sembuh Covid-19 mencapai 66 orang. Dengan demkian jumlah kumulatif pasien sembuh menjadi 563 orang. Jumlah pasien yang menjalani isolasi juga terus berkurang, hari ini sebanyak 208 orang, kemarin 231 orang.

Adapun jumlah kumulatif kasus warga terkonfirmasi positif mencapai 786 orang. Kota Sukabumi berada pada zona oranye, antara kuning dan merah. (*)