Bajak Dekah dari Kebonpedes Raih Juara I Inovasi Daerah

oleh -
Pjs. Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad (kiri) menyerahkan penghargaan dan uang pembinaan kepada Kantor Kecamatan Kebonpedes yang menjadi juara I kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2020.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Inovasi Bajak Dekah (Bayar Jajak dengan Sampah Berkah) dari Kantor Kecamatan Kebonpedes mendapat penghargaan sebagai juara I kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2020. Atas prestasi ini, Kantor Kecamatan Kebonpedes menerima penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta dari Pjs. Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad.

Penyerahan penghargaan dan uang pembinaan tersebut dilakukan sebelum rapat koordinasi inovasi daerah yang dipimpin Pjs Bupati dengan peserta perangkat daerah secara virtual di Pendopo Sukabumi, Jumat (20/11/2020).

Untuk juara II, Gani menyerahkan penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp4 juta kepada Dinas Pemadam Kebakaran yang mengajukan inovasi  pelatihan barisan  relawan kebakaran desa untuk penanggulangan kebakaran tingkat awal (Balakar Desa).

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Sukabumi mengatakan, rakor yang dipimpinnya sangat penting dan strategis karena  dapat menyamakan pemahaman dalam membuat terobosan inovasi layanan publik.

“Setiap perangkat daerah dituntut berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegigihan Kecamatan Kebonpedes dan Dinas Pemadam Kebakaran dalam berinovasi patut ditiru,” kata Gani.

Apalagi, ujar dia, inovasi merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing, termasuk mempercepat kesejahteraan masyarakat.

“Setiap perangkat daerah harus melakukan dan meningkatkan inovasinya. Minimal, perangkat daerah dapat melahirkan satu inovasi setiap tahunnya,” ucapnya.

Pengembangan inovasi dapat dimulai dengan menganalisa, meniru, dan memodifikasi.  Ketiga langkah tersebut harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kondisi di lingkungan kerja masing masing.

“Faktor SDM juga penting, aparat di perangkat daerah harus terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Gani.

Tidak lupa Pjs. Bupati Sukabumi menyampaikan  terima kasih dan  apresiasi kepada perangkat daerah yang telah meluncurkan inovasi. Perangkat daerah harus berani mengikuti lomba inovasi layanan publik di tingkat kebupaten, provinsi, hingga nasional.  

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Sukabumi, Asep Hikmat menjelaskan, pada lomba inovasi pelayanan publik tahun 2020 tersebut terdapat 24 proposal yang masuk dari beberapa perangkat daerah. Setelah melewati tahapan seleksi, proposal yang memenuhi syarat sebanyak 14.

“Dua inovasi dari Kabupaten Sukabumi masuk 32 top tingkat Provinsi Jabar. Bahkan inovasi Kecamatan Kebonpedes bisa masuk 10 besar di provinsi,” kata Asep.

Selama ini Pimpinan Daerah selalu mendorong perangkat daerah dapat memiliki satu inovasi setiap tahun. Terkait dengan itu, Bagian Organisasi menyelenggarakan pemaparan materi tentang menyusun proposal yang baik.

“Dalam hal ini termasuk teknik menumbuhkembangkan kreativitas sebagai kunci dari inovasi,” ujar dia. (*)