Situasi Berangsur Normal, 20 Santri Al-Bayan Cibadak Dinyatakan Sembuh Covid-19

oleh -
Perkembangan termutakhir Covid-19 di Kabupaten Sukabumi sampai dengan Kamis, 19 November 2020 pukul 14.00 WIB.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Berkat kerja keras Satgas Penanganan Covid-19 dan kedisiplinan dalam menjalani isolasi mandiri, sebanyak 20 santri Pesantren Al-Bayan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dinyatakan sembuh Covid-19 berdasarkan swab test atau tes usap.  

Staf Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani dalam pernyataan tertulisnya mengatakan, dari 21 pasien yang sembuh, 20 orang berasal dari kalangan santri Al-Bayan. Di dalam rilis Satgas Covid-19, semua pasien sembuh yang tercatat asal Cibadak berumur  antara 14 dan 16 tahun.  

“Ya, alhamdulillah berangsur sembuh. Semuanya ada 284 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Eneng Yulia ketika merilis data terbaru perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/11/2020).

Jauh sebelumnya pada Senin (9/11/2020), Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengumumkan penambahan pasien Covid-19 sebanyak 291 orang, 284 di antaranya berasal dari santri Al-Bayan.

Semuanya pasien sembuh 21orang, satu lagi berasal dari Cisolok, perempuan 49 tahun dari Cisolok. “Dia tidak terkait dengan pesantren,” jelas Eneng Yulia.

Berita terkait: Kasus Covid-19 Bertambah Telak 291, Sebanyak 284 dari Cibadak

Baca juga: Pemda Samakan Persepsi Penanganan Covid-19 di Pesantren

Pasien sembuh dari Al-Bayan itu semuanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka telah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan mengikuti tes usap untuk memastikan kesembuhannya.

Dengan bertambahnya 21 pasien sembuh, secara kumulatif jumlah pasien sembuh mencapai 754 orang, kemarin masih 733 orang. Tingkat pasien sembuh ini sama dengan 67,12 persen dari jumlah kumulatif kasus Covid-19 yang mencapai 1.092. Hari ini, Satgas Covid-19 mencatat, tidak ada penambahan pasien Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

Adapun pasien yang menjalani isolasi berjumlah 320 orang yang terdiri dari isolasi mandiri sebanyak 262 orang dan isolasi di rumah sakit sebanyak 58 orang. Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia 18 orang atau 1,65 persen dari jumlah keseluruhan kasus Covid-19. (*)