Sebanyak 20 Pegawai Pemkot Masih Menjalani Isolasi Mandiri di Rumah

oleh -
Perkembangan terkini Covid-19 di Kota Sukabumi sampai dengan Rabu, 18 November tengah hari.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Rita Fitrianingsih menyatakan, sebanyak 20 pegawai Pemkot Sukabumi, Jawa Barat masih menjalani isolasi di rumahnya masing-masing atau isolasi mandiri (isoman). Mereka merupakan bagian dari sekitar 80 pegawai Pemkot Sukabumi yang terpapar Covid-19 dalam waktu 10 bulan terakhir ini.

“Kira-kira 20 orang pegawai Pemkot Sukabumi yang masih menjalani isolasi. Semuanya tanpa gejala dan isoman,” kata Rita dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Para pegawai itu terpapar Virus Corona bukan dari kluster Pemkot Sukabumi. Berdasarkan hasil tracing, ujar Rita, mereka terkonfirmasi positif Covid-19 karena kontak erat.

Tanpa menyampaikan rincian pun, dari 20 pegawai itu, tiga orang di antaranya adalah pemangku jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II setingkat kepala dinas. Satgas Covid-19 terus memantau kondisi mereka, termasuk semua pasien Covid-19 yang menjalani isoman di rumahnya masing-masing.

Perkembangan terakhir hari ini, sebanyak 9 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. Semua pasien tersebut berasal dari pasien yang menjalani isoman di rumahnya masing-masing.

“Hari ini ada satu kasus meninggal dunia di rumah sakit, tanpa komorbid. Jenis kelamin laki-laki berumur 47 tahun dari Kecamatan Cibeureum,” jelas Rita yang sehari-hari menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Sementara penambahan pasien Covid-19 mencapai 29 orang. Semuanya menjalani isoman. Dari jumlah itu, sebanyak 19 orang karena suspek dan 10 orang dipicu kontak erat.

Para pasien itu berasal dari Kecamatan Warudoyong sebanyak 10 orang, Citamiang 6 orang, Cibeureum 5 orang, Baros 3 orang, Cikole 3 orang, dan Kecamatan Gunungpuyuh sebanyak 2 orang.

Jumlah kumulatif warga terkonfirmasi positif  mencapai 703 orang, jumlah pasien yang masih diisolasi 222 orang, dan selesai isolasi sebanyak 476 orang. Total meninggal dunia 14 orang. (*)