PT. Super Unggas Jaya Serahkan Ribuan Telur CSR kepada Ponpes Dzikir Al-Fath

oleh -
Holek saat menyerahkan simbolis telur ayam kepada KHM. Fajar Laksana.
Rombongan PT Super Unggas Jaya disambut dengan upacara adat.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Sebanyak 15 ribu butir telur ayam HE tunda setting di serahkan oleh PT. Super Unggas Jaya kepada Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath untuk progam CSR (Corporate Social Responsibility), Ponpes yang berlokasi di Perum Gading Kencana, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi. 

Penyerahan ribuan butir telur oleh  Holek Yudianto SH, Section Head HRGA &   LEGAL  PT. Super Unggas Jaya kepada Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KHM. Fajar Laksana, Selasa (10/11/2020).

Sebelum menyerahkan CSR, rombongan PT. Super Unggas Jaya disambut dengan upacara adat yang digelar oleh para santri, rombongan juga diajak melihat Museum Prabu Siliwangi.

Kepada wartawan, Holek Yudianto didampingi Haryoko S. Pt, Breeding Production – 2  Head,   PT. Super Unggas Jaya mengatakan dirinya kagum terhadap Ponpes Dzikir Al-Fath yang mempunyai konsen tinggi dalam bidang pendidikan mulai anak usia dini hingga perguruan tinggi dan para santri bisa mandiri.

“Para santri banyak yang yatim piatu dan tidak mampu ditampung disini di perdayakan diberikan ilmu agar jadi masyarakat yang produktif di wilayah Sukabumi. Hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi kami untuk menjalankan program CSR di sini,”katanya.

Tahap awal PT. Super Unggas Jaya baru memberikan 15 ribu butir telur, kedepannya akan diatur oleh tim perusahaan untuk kembali memberikan CSR, bisa di Ponpes Dzikir Al-Fath kembali atau  Pesantren lainnya yang konsen terhadap pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Ditengah kondisi pandemi perusahaan sengaja memberikan CSR dengan jumlah yang tidak sedikit agar produk-produk perusahaan bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar.

“CSR bentuk kepedulian sosial kami ke masyarakat, terutama kepada lembaga-lembaga pendidikan yang mandiri seperti Ponpes Dzikir Al-Fath ini,”terangnya.

Bukan hanya memberi CSR telur ayam, PT. Super Unggas Jaya pun siap bersinergi memberikan ilmu pengetahuan antara perusahaan dengan Ponpes Dzikir Al-Fath.

Dijelaskan Holek seperti halnya para santri apabila berminat untuk ternak ayam, pihaknya siap memberikan ilmu tentang pengelolaan kandang, cara beternak ayam Ras secara modern agar bisa lebih tepat guna dan jauh bernilai ekonomis di bandingkan dengan budidaya atau pembibitan ayam yang sifatnya tradisional dan ekonomis.

“Telur yang kami berikan ke pesantren memang layak di konsumsi untuk masyarakat bukan telur yang untuk di tetaskan. Kami telah mengeluarkan sebanyak 384 ribu telur dan akan berencana mengeluarkan 700 ribu butir pada tahun ini yang akan disebar nasional,”jelasnya.

Sementara itu KHM. Fajar Laksana bersyukur mendapatkan bantuan CSR dari PT. Super Unggas Jaya, yang merupakan perusahaan pertama yang peduli terhadap Pondok Pesantren di masa pandemi Covid-19 dan sebelumnya.

“CSR langsung dirasakan oleh masyarakat tanpa melalui birokrasi dan syarat apapun, bisa diterima dan di makan oleh masyarakat khususnya para santri kami,”kata Fajar.

Di sisi lain Fajar mengakui bahwa untuk mendapatkan CSR perusahaan diatur melalui undang-undang, yang diatur oleh pemerintah kepada seluruh perusahaan. Hal itu juga bisa memotivasi perusahaan lain yang bisa mengeluarkan CSR.  Fajar mengucapkan terimakasih kepada PT. Super Unggas Jaya, telur tersebut sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari para santrinya yang berjumlah kurang lebih 1500 orang.

“Sangat membantu untuk menguatkan kebutuhan gizi makan para santri ditengah kondisi pandemi Covid-19. Semoga CSR bukan hanya sekali dan bukan ke kami saja, tapi Ponpes yang lain yang membutuhkan bantuan,”ucapnya.

Fajar juga menyambut baik apabila PT. Super Unggas Jaya bisa bekerjasama dengan Ponpesnya untuk program kemandirian para santri yang berternak ayam dengan benar.

“Kalau bisa beternak ayam di Ponpes dengan baik, akan lebih murah kita memenuhi kebutuhan protein hewani. Lahan ada apabila kami mendapatkan bantuan kembali untuk beternak ayam,”ungkapnya. (*)