Nabi Dihina, Massa ARASY Melaknat Presiden Macron

oleh -
Ribuan orang dari massa ARASY menggelar aksi melawan Presiden Prancis Emmanuel Macron di depan Masjid Agung Kota Sukabumi.
Pendukung ARASY menyatakan ketidakridoan atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW oleh Presiden Prancis Emmanuel.

Wartawan Iyus Firdaus PWI/Fitra Yudi Saputra

 Editor Wawan AS

Massa ARASY (Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi Raya) habis kesabaran menghadapi kesombongaan dan kepongahan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Mereka membalas ucapan Macron yang menghina dan merendahkan Nabi Muhammad SAW dengan menyebut presiden dari negara sekuler itu sebagai laknatullah. ARASY juga membakar foto Macron sebagai simbol perlawanan total.

Aksi massa ARASY yang melaknat dan melawan Macron itu digelar di depan Masjid Agung Kota Sukabumi, Senin (9/11/2020) siang. Dalam aksinya, massa ARASY yang berasal dari berbagai elemen ormas, OKP, dan LSM menyerukan boikot semua produk asal Prancis.

Peserta aksi yang jumlahnya diperkirakan 1.000 orang memenuhi areal Alun-alun dan halaman Masjid Agung. Organisasi yang mengirimkan perwakilannya pada aksi tersebut antara lain BJI, LMP, Pemuda Pancasila, Biker Subuhan, Pesantren Dzikir Al-Fath, FPI, Gempa, SKP (Sahabat Kristiawan Peduli), Komasa, JASMA, LMP, FPI, dan PHB. 

Beberapa orator tampil di depan massa. Mereka berasal dari ormas, OKP, atau lembaga yang bergabung di dalam ARASY. Semua orator mengutuk Macron dan menyerukan pemboikotan terhadap produk Prancis. Mereka juga menyerukan ganyang Prancis dan menuntut Macron mengajukan permintaan maaf atas ucapannya.

Para orator yang tampil di mobil komando antara lain KHM. Fajar Laksana dari Pesantren Al-Fath, Ustadz Oyag dari Rumah Hijrah, dan H. Hendi Wiryadi atau akrab disapa Haji Komen dari Pemuda Pancasila.  

Massa tidak berhenti meneriakkan slogan-slogan anti Macron dan seruan boikot produk Prancis. Mereka tidak peduli dengan terik matahari yang membakar udara Kota Sukabumi. Tanpa lelah, massa mengibarkan bendera ormas dan spanduk boikot produk Prancis.   

Di tengah demo, sekelompok relawan dari 212 Mart berkeliling lokasi untuk membagikan roti, kurma, dan air minum merek 212. Aksi bagi-bagi makanan dan minuman itu sebagai salah satu bentuk dukungan pada seruan boikot produk Prancis. (*)