Sapu Jagat-BPPKB Sepakat Meneken Perdamaian

oleh -
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menyaksikan penandatangan perdamaian antara Poskab Sapu Jagat dan BPPKB.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Perjuangan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dan jajarannya untuk mendamaikan dua kelompok yang terlibat keributan di Jalan Lingkar Selatan membuahkan hasil.

Berkat kerja keras AKBP Sumarni, Poskab (Persatuan Olahraga Silat Kabatinan) Sapu Jagat dan BPPKB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten) bisa duduk bareng untuk meneken perdamaian di Pendopo Sukabumi, Senin (2/11/2020) sore.

Dari awal sejak pecah bentrokan pada Minggu (1/11/2020) sore, Kapolres langsung mendorong kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan semangat perdamaian. Dalam waktu sekitar 24 jam, dia sukses mempertemukan para petinggi dan orang penting dari dua organisasi tersebut untuk mendeklarasikan perdamaian.

Penandatanganan naskah perdamaian dilakukan oleh perwakilan Sapu Jagat KH. Asep Mukarom dan Deden Saeful Basri dari BPPKB. Proses perdamaian disaksikan para pejabat serta tokoh masyarakat Sukabumi.

Di Pendopo tampak hadir antara lain Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, Dandim 0607 Letkol Inf. Danang Prasetyo Wibowo, dan Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KH. M. Fajar Laksana. 

Dalam keterangannya, Kapolres Sukabumi Kota mengucapkan syukur alhamdulillah kedua belah yang sempat bertikai telah menemukan titik sepakat untuk damai. Dia merasa lega ketika pengurus Sapu Jagat dan BPPKB saling berpelukan, saling memaafkan, dan islah.

“Sebelumnya kami bersama Forkopimda Kota maupun Kabupaten Sukabumi didukung alim ulama dan tokoh masyarakat serta perwakilan dari Sapu Jagat dan BPPKB menggelar rapat koordinasi dalam rangka penanggulangan dan penyelesaian konflik yang terjadi,” kata AKBP Sumarni.

Namun perdamaian itu tidak akan menghentikan kasus pidananya. Polisi akan meneruskan penyelidikan berdasarkan fakta-fakta dan saksi atas bentrokan di Jalan Lingkar Selatan. (*)