HPS Tahun 2020, Faperta UMMI Luncurkan Kebun Pangan Lokal

oleh -
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni bersama para mahasiswa dan dosen serta civitas academica Faperta UMMI pada peluncuran Kebun Pangan Lokal dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (Faperta UMMI) diisi dengan kegiatan pokok berupa peluncuran Kebun Pangan Lokal (KPL). Kegiatan itu diselenggarakan di Laboratorium Lapang Faperta UMMI di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Melalui KPL, Faperta UMMI menyatakan kesiapan untuk mengembangkan tanaman pangan lokal untuk program diversifikasi pangan. Program ini merupakan bagian dari upaya menegakkan kedaulatan pangan di daerah maupun tingkat nasional.

Peluncuran Kebun Pangan Lokal (KPL) bersamaan dengan hari H peringatan HPS pada Jumat (16/10/2020).  Jadi, peluncuran KPL merupakan puncak dari HPS di lingkungan Faperta UMMI. Pada Kamis sehari sebelumnya  Faperta UMMI menggelar diskusi publik bertema ketahanan pangan.  

“Peluncuran KPL merupakan rangkaian dari acara peringatan HPS dan Milad Himpunan Mahasiswa Agribisnis atau Himagri,” kata Ketua Panitia Peringatan HPS Faperta UMMI, Ripal Fadilah.

Tanaman yang dikembangkan di KPL terdiri atas 4 varietas sorgum, 2 varietas hanjeli, jawawut, dan ganyong dan uwi putih. Sebelumnya Faperta UMMI membudidayakan beras hitam dan terubuk di laboratorium lapang.

Pada acara peluncuran KPL dalam rangka peringatan HPS 2020 itu tampak hadir para pejabat struktural dan fungsional UMMI, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, dan Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dosen  Karmana.

Di antara para pejabat UMMI tampak hadir Wakil Rektor 2 UMMI, Ike Ratnawati serta civitas akademik Faperta yang terdiri dari Dekan, Kepala Prodi Agribisnis, Kepala Prodi Akuakultur, para dosen, dan laboran. Dari kalangan mahasiswa Faperta UMMI tampak hadir perwakilan Himagri, Himapi, IMM Komisariat Ki Bagus Hadikusumo, dan jajaran BEM. 

Hadir pula Koordinator Penyuluh Dinas Pertanian  Kabupaten Sukabumi, jajaran Polsek Gunungguruh, para kepala desa di Kecamatan Gunungguruh, dan perwakilan petani.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian UMMI, Amalia Nur Milla menyampaikan, tujuan KPL adalah untuk memperkenalkan kembali tanaman pangan lokal pengganti beras sebagai sumber karbohidrat. Kehadiran KPL, kata dia, dapat menggali kembali tanaman pangan lokal yang telah lama hilang dari peredaran.

Di tengah wabah Covid-19, mengkonsumsi pangan yang beraneka ragam penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Banyak tanaman pangan lokal yang sudah mulai langka, padahal dahulu diandalkan sebagai sumber karbohidrat atau energi bagi tubuh. Di KPL, kami akan menghimpun aneka pangan lokal dan mensosialisasikannya kepada masyarakat. Harapan kami KPL dapat menjadi tempat agroeduwisata khusus pangan lokal pengganti beras,” kata Amalia.

Pada kesempatan itu Kapolres Sukabumi Kota memberikan benih sorgum untuk ditanam di KPL Faperta UMMI. AKBP Sumarni mengharapkan sorgum dari Sukabumi dapat mendunia di masa yang akan datang. Dia mengapresiasi dosen dan mahasiswa Faperta UMMI yang telah berinisiatif  mengembangkan KPL.

“Mahasiswa harus melakukan aksi nyata untuk masa depan dirinya dan masa depan bangsa. Melalui kebun pangan lokal ini, mahasiswa Faperta UMMI dapat banyak belajar dan praktik untuk menjadi pengusaha milenial di bidang pertanian,” kata dia.

Saat ini, ujar AKBP Sumarni, jajaran Polres Sukabumi Kota sedang menggalakkan program ketahanan pangan di beberapa desa yang masuk yurisdiksinya. Karena itu dia mengapresiasi kegiatan mahasiswa di KPL karena dapat membuat bangga orang tua dengan karya nyata. 

Sementara Dosen Karmana yang mewakili Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyampaikan di tengah maraknya aksi demo menolak UU Cipta Kerja, mahasiswa Faperta UMMI malah melakukan demonstrasi plot dengan menanam aneka pangan lokal. Harapan dia, program ini dapat mendorong keberhasilan diversifikasi pangan. 

Peluncuran KPL dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang terbuat dari singkong yakni tumpeng getuk oleh Kepala Prodi Agribisnis Faperta UMMI, Ema Hilma sebagai tanda Milad Himagri ke-17. Potongan tumpeng diberikan kepada Ketua Himagri Faperta UMMI, Sandi.

Di akhir acara, semua hadirin beramai-ramai menanam berbagai jenis tanaman pangan lokal. Rangkaian kegiatan peluncuran KPL itu menerapkan protokol kesehatan.

Sehari sebelumnya pada tanggal 15 Oktober 2020, Faperta UMMI menyelenggarakan diskusi publik dengan tema Peran Pemerintah dalam Antisipasi Krisis Pangan di Masa Pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut dihadiri Asda 2 Setda Pemkot Sukabumi; dosen Prodi Agribisnis, Reny Sukamawani; dan Kepala Bagian Perencanaan dan Program Kementerian Koperasi dan UKM, Catur Susanto. (*)