Bertambah 10 Kasus Covid-19, Kota Sukabumi Tetap Zona Oranye

oleh -
Perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Kota Sukabumi sampai dengan Jumat tanggal 20 Oktober 2020.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Kalaupun kasus Covid-19 terus bertambah, status Kota Sukabumi tetap masuk zona  oranye tidak sampai kembali ke zona merah seperti beberapa bulan yang lalu. Hal ini berlaku karena bersamaan dengan penambahan kasus Covid-19 terjadi pula pengurangan pasien di rumah sakit. Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab test terus bertambah.

Seperti hari ini, Jumat (16/10/2020), penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang mencapai 10 orang dibarengi dengan peningkatan jumlah pasien yang sembuh hingga mencapai 25 orang. Dengan pola kasus seperti itu, jumlah pasien Covid-19 lama-kelamaan akan terus berkurang sampai akhirnya nol.

“Kota Sukabumi tetap tidak masuk zona merah. Statusnya sampai sekarang masih zona oranye,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana kepada wartawan ketika merilis data terbaru kasus Covid-19.

Perkembangan terkini kasus Covid-19 dengan bertambahnya 10 warga terkonfirmasi positif , jumlah pengidap Covid-19 seluruhnya menjadi 349 kasus. Kemarin jumlah pasien yang menjalani perawatan masih 85 orang. Karena bertambah 10 dan dikurangi  pasien yang sembuh 25 orang, jumlah pasien yang masih menjalani isolasi menjadi 70 orang. Jadi jumlah pasien malah berkurang 15 orang.

Adapun dari 10 kasus Covid-19 sebanyak 7 orang berasal dari Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh. Pada kasus Kamis kemarin, Kelurahan Gunungpuyuh juga mendominasi penambahan kasus terkonfirmasi positif yakni sebanyak 7 orang dari 9 kasus Covid-19.

“Untuk hari ini sebanyak 3 orang berasal dari Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh, Kelurahan Baros, dan Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong masing-masing satu kasus. Tes di laboratorium hasilnya positif. Mereka memiliki riwayat perjalanan,” jelas Wahyu.

Sementara di Kelurahan Gunungpuyuh, dari 7 warga terkonfirmasi positif  Covid-19 rinciannya terdiri dari 4 laki-laki dan 3 perempuan. Semuanya masih terkait dengan kluster keluarga dengan kasus sebelumnya. (*)