Jasa Raharja Tetap Memberikan Pelayanan Prima di Tengah Pandemi

oleh -
Rulo Surbakti (kanan) didampingi David Okta Kelana.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Walau masih ditengah kondisi pandemi Covid-19, PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi dengan wilayah kerja, Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Kabupaten Cianjur tetap melaksanakan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Pengoptimalan kinerja juga dikuatkan pada sektor kerja sama dengan beberapa pihak Rumah sakit untuk menangani korban kecelakaan yang luka-luka.

“Korban yang mengalami luka-luka yang dirawat di Rumah sakit, kami telah mengeluarkan surat jaminan untuk pembayaran perawatan dengan nilai pembayaran maksimum Rp20 juta. Kami terus meningkatkan pelayanan prima ke masyarakat,”kata Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Rulo Surbakti di dampingi PJ Teknik, David Okta Kelana, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (12/10/2020).

Rulo juga menyampaikan rekapitulasi pembayaran klaim pada periode Januari hingga September 2020, di bandingkan dengan tahun sebelumnya terdapat penurunan pembayaran santunan khususnya untuk meninggal dunia, total yang sudah di bayarkan untuk korban kecelakaan yang meninggal dunia Rp12.200.000.000 sedangkan ditahun lalu Rp15.025.000.000.

“Memang terdapat penurunan pembayaran santunan untuk korban yang meninggal dunia, dibanding tahun lalu. Berbeda dengan pembayaran santunan terhadap korban yang luka-luka, ada peningkatan,”ujarnya.

PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi selama periode Januari hingga September 2020, telah melakukan pembayaran klaim untuk korban yang luka-luka sebesar Rp2.685.483.820 berbeda pada tahun sebelumnya Rp2.364.485.143.

Rulo Surbakti saat menyampaikan rekapitulasi pembayaran klaim Jasa Raharja.

Untuk penurunan pembayaran klaim untuk korban yang meninggal dunia pada tahun ini, menurut Rulo, penurunan itu dilihat dari fatalitas yang berkurang, akan tetapi biaya perawatan Rumah sakit meningkat.

“Faktor lain penurunan tersebut akibat adanya pengaruh Covid-19, dengan aturan PSBB yang berpengaruh dengan jumlah kejadian kecelakaan, karena masyarakat banyak diam dirumah,”terangnya.

Sementara itu David Okta Kelana, selaku PJ Teknik Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, mengatakan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas, bersama mitra kerja dari Kepolisian tetap berjalan, walau metodenya berubah, tidak bertatap muka secara langsung.

Seperti halnya beberapa waktu lalu memberikan edukasi keselamatan berlalulintas bekerjasama dengan Kapolres Sukabumi Kota dengan target para pelajar SMAN 1, di lakukan secara virtual, pemberian edukasi untuk mencegah terjadinya korban kecelakaan lalu lintas, melalui aplikasi zoom.

“Pelayanan tetap berjalan walau metodenya berubah, dengan mengurangi tatap muka dan menjauhi kegiatan kerumunan. Pemasangan rambu-rambu lalulintas antisipasi kecelakaan tetap kita lakukan,”ucapnya. (*)