Penambahan Kasus Covid-19 Didominasi Suspek

oleh -
Data terkini kasus Covid-19 di Kota Sukabumi pada Rabu, 7 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Penambahan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi didominasi kasus suspek atau orang terduga terpapar penyakit yang dipicu oleh Virus Corona tersebut. Dari 9 orang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (7/10/2020) sebanyak 8 orang mengalami suspek sebelumnya, satu orang yang diketahui tersebab kontak erat.

Berdasarkan perkembangan terkini, jumlah kasus terkonfirmasi positif  Covid-19 sampai hari ini menimpa 268 warga Kota Sukabumi. Dari jumlah tersebut sebanyak 190 orang atau 70,9 persen dinyatakan sembuh berdasarkan swab test, 75 orang atau 28 persen masih menjalani perawatan, dan 3 orang atau 1,1 persen meninggal dunia.

“Kasus hari ini semakin banyak dari suspek.  Setelah dilakukan tracing barulah  ditemukan kasus kontak erat,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana kepada wartawan ketika merilis data terbaru Covid-19.

Satu-satunya kasus Covid-19 yang terjangkit karena kontak erat, ujar Wahyu, terjadi pada seorang perempuan berumur 41 tahun dari Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lebursitu. Sementara 8 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 lainnya berasal dari berbagai kelurahan di Kota Sukabumi.

Warga yang mengalami suspek yang kemudian terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan swab test terdiri dari perempuan 41 tahun dari Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang, perempuan 37 tahun warga Kelurahan Karamat Kecamatan Gunungpuyuh, dan laki-laki (41) dari Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole. 

Selenjutnya perempuan dari Kelurahan/Kecamatan Baros, laki-laki (35) dari Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, perempuan sepuh 65 tahun dari Kelurahan/Kecamatan Cikole, perempuan (24) warga Kelurahan Limusnunggal  Kecamatan Cibeureum, dan laki-laki 34 tahun dari Kelurahan Baros. (*)