PAMMI Kumpulkan Dana untuk Korban Banjir Bandang

oleh -
Para pengurus DPC PAMMI Kabupaten Sukabumi menggelar aksi sosial untuk menggalang dana yang akan diserahkan kepada para korban bencana banjir bandang di Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

DPC PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia) Kabupaten Sukabumi selalu hadir di tengah korban bencana untuk memberikan bantuan. Pengurus dan anggota PAMMI di tingkat Kabupaten Sukabumi hampir tidak pernah absen menggelar aksi sosial untuk mengumpulkan dana bagi para korban bencana.

Untuk menggalang dana bagi korban banjir bandang di Cicurug dan sekitarnya, DPC PAMMI Kabupaten Sukabumi menggelar pentas musik secara langsung di halaman parkir Pasar Palabuhanratu, Ahad (4/10/2020).

Pada acara itu para seniman PAMMI dengan tulus dan ikhlas menyumbangkan keterampilan bermusiknya demi terkumpulnya dana untuk para korban bencana banjir.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir bandang di Cicurug,” kata Sekretaris DPC PAMMI Kabupaten Sukabumi, Ojos Suherman ditemui di tempat pertunjukan musik.

Di tengah aksi musik itu, beberapa pengurus DPC PAMMI Kabupaten Sukabumi mengedarkan kardus tempat menampung uang dari para dermawan. Mereka mendatangi toko-toko, kios, pedagang makanan, dan para pengunjung pasar untuk meminta sedekah seikhlasnya.

“Semua uang yang terkumpul dari aksi ini akan diberikan kepada korban bencana banjir melalui posko kemanusiaan,” ujar Ojos.

Selama pentas musik dan penggalangan dana, para seniman musik dan penyanyi itu menerapkan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dengan tekun mereka berkeliling area Pasar Palabuhanratu sambil membawa kardus bertuliskan ‘Pray for Cicurug’.

“Kegiatan ini kami gelar juga di Pantai Citepus. Besok hari terakhir di Simpang Bagbagan Palabuhanratu,” jelas Ojos. 

Alhamdulillah, lanjut dia, setiap ada musibah DPC PAMMI Kabupaten Sukabumi selalu memberikan bantuan. Ojos dan kawan-kawan juga pernah berangkat ke Banten dan beberapa tempat di Sumatera untuk menyerahkan bantuan kepada korban bencana. 

“Kami hadir di tengah masyarakat, bukan sekedar untuk bermain musik dan bernyanyi serta membina dan menyalurkan bakat anggota. Kami juga selalu berupaya untuk membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (*)