Komisi II Soroti Pembangunan Puskesmas Nanggeleng

oleh -

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Proyek tender Pembangunan Puskemas Nanggeleng yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat, senilai Rp4,5 Miliar, sejauh ini berdasarkan informasi dari Pokja BPBJ Kota Sukabumi telah di menangi oleh salah satu perusahaan penyedia jasa konstruksi, dan sedang dalam proses penanda tanganan kontrak. 

Walau kegiatan pembangunan belum di mulai, Komisi II DPRD Kota Sukabumi menyoroti pembangunan tersebut dengan mengingatkan agar Pemkot Sukabumi lebih berhati-hati dengan masa waktu pembangunan mendekati akhir tahun.

“Waktu pengerjaan pembangunan hanya tiga bulan, harus lebih terencana dengan matang. Jangan sampai pembangunannya lewat akhir tahun apalagi sampai mangkrak,”kata Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ivan Rusvansyah di Gedung DPRD, Selasa (22/9/2020).

Peringatan Komisi II terhadap Pemkot Sukabumi, kata Ivan sebagai bentuk dukungan agar pembangunan fisik di Kota Sukabumi bisa berjalan sesuai rencana pembangunan. Ivan yang berpengalaman terhadap penyedia jasa konstruksi, mengakui agak sedikit pesimis pembangunan bisa selesai tepat waktu.

“Walau kami agak sedikit riskan pembangunan selesai tepat waktu, untuk itu DPRD mendorong Pemda agar perencanaannya bisa terarah dengan baik. Apalagi Puskesmas sebagai wadah pelayanan kesehatan masyarakat, hasil pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat,”terangnya.

Pengerjaan kegiatan di akhir tahun harus extra pengawasan dari dinas terkait, dan melibatkan tim teknis dari Dinas Pekerjaan umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUPRPKPP), dan pihak penyedia jasa konstruksi yang harus berkerja keras termasuk dalam permodalan. Agar kegiatan pembangunan bisa selesai dan sesuai dengan perencanaan.

“Dinas teknis harus dilibatkan, jangan sampai seperti kegiatan pembangunan Puskesmas Baros dan Gedung SLRT Dinsos, hasilnya seperti itu,”ungkapnya. (*)