Dana P2RW Solusi Kebutuhan Infrastruktur di Tengah Pandemi

oleh -
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Sukabumi, Adrian Hariadi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Iyus Firdaus PWI

Bantuan Dana Progam Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) yang bersumber dari APBD 2020 menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat yang emergency, baik itu infrastruktur maupun lainnya. Dikarenakan masih ditengah kondisi pandemi Covid-19, beberapa anggaran dari SKPD untuk kebutuhan tersebut di recofusing untuk penanganan Covid-19.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Sukabumi, Adrian Hariadi.

Sebelumnya sempat khawatir anggaran tersebut ikut ditarik untuk kebutuhan penanganan Covid-19, namun Pemerintah Pusat maupun daerah menilai P2RW merupakan program prioritas.

“Banyak para ketua RW yang datang menanyakan apakah dana tersebut masih ada, setelah kami berkoordinasi dengan BPKD dan tersebut masih ada. Untuk membantu pembangunan di wilayah,”kata Adrian saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (21/9/2020).

Setelah di Launcing oleh Pemerintah Kota Sukabumi beberapa waktu lalu, kini dana tersebut sudah mulai bisa di cairkan oleh para RW setelah Proposal pengajuan dan proposal pencairan yang diajukan oleh mereka. Nilai bantuan P2RW, masih kata Adrian senilai Rp20 juta untuk masing-masing RW.

“Dari sejumlah 356 RW di Kota Sukabumi, baru 14 RW yang sudah bisa mengajukan pencairan. Pada launcing kemarin kita juga umumkan RW terbaik tingkat Kota Sukabumi untuk pengerjaan P2RW tahun lalu,”terang Adrian.

Bukan hanya P2RW yang tidak di recofusing oleh Pemerintah pusat, Dana Kelurahan untuk tahun 2020 juga masih bisa dicairkan. Dengan nilai anggaran Rp366 juta untuk setiap Kelurahan. Adrian  mengingatkan kepada seluruh RW agar tidak mengerjakan satu pekerjaan dengan dua sumber dana, baik itu P2RW maupun Dana Kelurahan.

“Jangan sampai tumpang tindih anggaran untuk satu kegiatan. Misalnya dana P2RW untuk membangun jalan setapak, tidak boleh juga menggunakan Dana Kelurahan untuk kegiatan yang sama,”jelasnya. 

Pekerjaan Pembangunan sumber dana P2RW hasilnya juga mendapat apresiasi dari Pemkot Sukabumi, kegiatan tersebut juga dilombakan, dimana ada juara tingkat Kelurahan juara kesatu mendapat hadiah Rp3,5 juta, juara kedua Rp2 juta, sedangkan tingkat Kecamatan juara kesatu Rp5 juta, juara kedua Rp2,5 juta. Lalu ada hadiah juga tingkat Kota, dimana juara kesatu Rp6 juta, juara kedua Rp4,5 juta dan juara ketiga Rp3 juta.

“Hadiah akan disatukan dengan s dana pencairan P2RW masuk ke rekening masing-masing RW. Penilaian berdasarkan tingkat partisipasi masyarakat dari kegiatan di daerahnya,”ungkapnya. (*)