Tim Gabungan Lancarkan Operasi Penggunaan Masker di Palabuhanratu

oleh -
Petugas gabungan menghentikan pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan masker ketika melintas di sekitar area publik.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Tim gabungan dari Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi, dan Kodim 0622 menggelar operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin penggunaan masker di sekitar Palabuhanratu, Selasa (15/9/2020). Operasi digelar di tempat-termpat keramaian seperti pasar dan alun-alun.

Dasar hukum dari operasi yustisi tersebut adalah Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Pada operasi ini, tim gabungan menyasar warga yang sedang berada di area publik, baik sedang beraktivitas dengan pekerjaannya atau sekedar melintas. Mereka menegur para pedagang, pengguna sepeda motor, dan pejalan kaki yang tidak mengenakan masker.

Para petugas memerintahkan para pengendara sepeda motor yang tidak memakai masker untuk balik arah. Aparat menegur dan memberi tahu para pelanggar protokol kesehatan itu untuk mengenakan masker saat bepergian ke luar rumah.  

“Dalam operasi ini kami bersama jajaran Kodim 0622 hanya pendampingan dan dukungan personel kepada Satpol PP Kabupaten Sukabumi. Aparat kami diterjunkan untuk membantu Satpol PP dalam menghentikan kendaraan bermotor,” kata Kabag Operasi Polres Sukabumi, Kompol Maryono di tengah kesibukan pengendalian anak buahnya.

Jajarannya, ujar dia, fokus pada tugas operasi yustisi untuk menindak warga yang tidak mengenakan masker. Petugas akan menegur warga yang tidak mengenakan masker ketika berada di tempat keramaian. Namun, polisi tidak memberikan sanksi tilang kepada pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

“Kami hanya menegur dan mengingatkan para pelanggar, tidak menjatuhkan sanksi,” ujar Kompol Maryono.

Sementara itu Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Wawan Gunawan menjelaskan, operasi yustisi telah berlangsung selama empat hari. Operasi difokuskan pada peneguran, belum pemberian sanksi karena sifatnya masih tahapan sosialisasi.

“Namun ke depannya kalau masih terjadi pelanggaran terhadap aturan protokol kesehatan, kami akan menjatuhkan sanksi kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker,” kata Wawan.  

Operasi dilaksanakan selama 8 jam dari pukul 08.00 hingga peuekl 16.00 WIB. Menurut Wawan, operasi gabungan sangat efektif untuk menyadarkan masyarakat untuk mengenakan masker di tengah wabah Covid-19. (*)