Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang di Terminal Bus Merangkak Naik

oleh -
Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi memberlakukan proktokol kesehatan dengan memeriksa suhu tubuh para calon penumpang.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Sejak dibukanya kembali operasional Terminal Tipe A Sukabumi KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, jumlah penumpang yang datang dan berangkat terus bertambah. Pada hari-hari biasa penambahannya hanya 5 persen, sedangkan menjelang Idul Adha mencapai hingga 50 persen, bahkan lebih.

“Setelah dibukanya kembali terminal, jumlah penumpang mulai beranjak naik sekitar 5 persen di masa pandemi dan memasuki Idul Adha grafik kenaikan penumpang terus meningkat,” kata Kepala Terminal Tipe A Sukabumi, Yukky Rahmat Yunus ketika dihubungi wartawan via telepon seluler, Jumat (31/7/2020).

Kenaikan tersebut, ujar Yukky, berlaku untuk penumpang AKDP (antar kota dalam provinsi) dan AKAP (antar kota antara provinsi). Jumlah penumpang AKDP terbanyak untuk jurusan Palabuhanratu dan Bandung.

“Penumpang yang datang untuk rute AKDP mengalami kenaikan dari sekitar 200 penumpang menjadi sebanyak 350 orang perhari menjelang Idul Kurban,” jelas dia.

Sementara untuk jumlah keberangkatan penumpang AKAP naik dari sekitar 350 menjadi 400 hingga 500 penumpang dalam satu hari. Tahun lalu, selama musim liburan Idul Adha, jumlah penumpang AKDP maupun AKAP, terutama untuk kedatangan mencapai ribuan orang perhari.   

“Wabah Covid-19 telah menurunkan jumlah penumpang sampai titik yang paling rendah,” kata Yukky.

Pada bagian lain Yukky menjelaskan, saat ini berdasarkan aturan standar protokol kesehatan setiap bus hanya bisa diisi maksimal sebanyak 75 persen dari kapasitas tempat duduk. Terminal juga memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi calon penumpang dan menerapkan kewajiban mencuci tangan dengan handsanitizer.

“Mereka yang memiliki suhu tubuh tinggi tidak diizinkan naik bus. Kami juga menyemprot bus yang akan berangkat dengan cairan disinfektan,” jelas Yukky. (*)