Pura-pura Buang Air Kecil, Bandit Mobil Membobol Kaca Pajero

oleh -
Ace (kiri) pengusaha baja ringan yang mobilnya dibobol oleh bandit pemecah kaca mobil.

Wartawan Budi ‘Baron’ Hermawan/Ferdy Cibadak

Aksi bandit dan pencuri makin nekat saja beraksi di pinggir jalan besar di siang hari bolong. Bermodus pura-pura buang air kecil, bandit nekat membobol kaca mobil Mitsubishi di Jalan Karangtengah, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/7/2020) sekira pukul 14.45.

Atas aksi penjahat itu, pemilik mobil, Ace (45) tidak menderita kerugian besar. Dia hanya kehilangan tas, baju dan kartu ATM. Mobil miliknya bernopol B 1782 UJB dibobol kaca tengah sebelah kiri ketika sedang diparkir di tempat usahanya yang terletak di Jalan Karangtengah.

“Saya mengetahui mobil dibobol setelah mendengar teriakan warga. Ketika sadar, pencuri itu telah melarikan diri dengan sepeda motor ke arah Cisaat. Kami tidak sempat mengejarnya,” kata Ace.

Lokasi kejadian tidak jauh dari toko baja ringan milik Ace dengan jarak sekitar 10 meter. Kebiasaannya dia memarkirkan kendaraan di tempat tersebut. Ace melaporkan penjebolan kaca mobil yang menimpanya ke Polsek Cibadak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian, pembobol kaca mobil itu menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam. Warga menyangka pengendara motor Beat orang biasa, bukan bandit pembobol kaca mobil.

“Dia datang dengan tenangnya, menyelinap ke pinggir mobil, lalu pura-pura buang air kecil di samping mobil,” kata seorang warga yang menyasikan aksi pembobolan kaca mobil itu.

Tidak berapa lama setelah berada di bagian kiri mobil, penjahat itu menunjukkan gelagat mencurigakan. Rupanya dia memecahkan kaca mobil bagian kiri. Kemungkinan, ujar warga tersebut, penjahat itu memecahkan kaca mobil setelah menganggap situasi aman.

Setelah memecahkan kaca, penjahat mengambil sebuah tas yang disimpan di jok tengah untuk penumpang. Beberapa saat kemudian, warga berteriak-teriak yang membuat dia kaget dan kabur dengan sepeda motornya.

“Dikiranya tas itu berisi uang, tadi kata pemilik mobil, isi tas cuma baju dan ATM. Dia tidak bisa menggunakan ATM itu karena tidak akan tahu nomor PIN-nya,” kata warga tadi. (*)