Malam Jumat Kliwon, Rumah di Cidahu Rubuh ke Tebing

oleh -
Puing-puing bangunan rumah di pinggir jalan kabupaten di Kampung Cibojong, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu berserakan di bawah tebing.

Wartawan Erwan Rusmawan

Rumah milik Heri Ager di Kampung Cibojong RT 02 RW 06 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi tiba-tiba rubuh ke dalam jurang, Jumat (3/7/2020) dini hari. Bangunan yang sehari-hari digunakan untuk depot air dan salon itu terletak di pinggir jalan kabupaten menuju kaki Gunung Salak.

Kemungkinan besar rumah Heri dilanda pergerakan tanah karena waktu bangunan rubuh di lokasi tidak ada hujan, cuaca cerah. Warga sekitar tidak tahu persis penyebab rubuhnya rumah yang terletak di atas tebing tersebut. Tiba-tiba saja di tengah malam buta, mereka mendengar suara bergemuruh dan berderak dari arah rumah Heri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian, malam tadi keadaan sangat tenang dan hening, kebetulan pada malam kejadian, hari pasarannya jatuh pada Jumat Kliwon. Tidak ada kejadian aneh yang mencurigakan, tidak ada gugur tidak ada angin.

Namun tiba-tiba selepas tengah malam, warga Kampung Cibojong mendengar suara menggelegar dari arah tebing di pinggir jalan. Beberapa warga keluar rumah setelah terjaga dari tidur lelapnya. Mereka mendatangi lokasi rumah Heri yang menjadi sumber bunyi.

Di tempat itu warga melihat rumah Heri sudah hancur berantakan dan puing-puingnya berada di jalur tebing. Beberapa warga sempat melihat keruntuhan rumah tersebut dari awal di bawah temaram sinar bulan.

“Saya melihat keramik berterbangan ke dasar jurang. Kejadiannya pukul 12 malam lebih beberapa menit. Setelah itu seluruh bangunan rumah runtuh ke bawah,” kata Imas, warga Kampung Cibojong. 

Informasi lain menyebutkan, sehari-hari rumah yang runtuh itu dijaga oleh Abah Ojer. Pada malam musibah, Abah Ojer tidak tidur di rumah tersebut. Dia pun selamat dari maut.

Bangunan yang runtuh itu berjarak sekitar 4 kilometer dari pertigaan Cidahu di pinggir jalan nasional. 

Pagi hari tadi warga berdatangan ke lokasi kejadian. Ketua RT 02 RW 06 Desa Jayabakti, Umuh memastikan, tidak ada korban jiwa pada musibah itu. Sekitar pukul 08.00 WIB aparat dari Polsek Cidahu tiba di lokasi dan langsung memasang garis polisi.

Mengenai nilai kerugian belum ada informasi. Diperkirakan kerugian materi yang dialami Heri mencapai puluhan juta rupiah. (*)