Tingkat Penyelesaian Jembatan Rahong oleh TMMD di Atas 60 Persen

oleh -
Prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Rahong pada program TMMD ke-108 di Kampung Cimurilit, Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Sadeva Jampang

Tingkat penyelesaian pembangunan Jembatan Rahong oleh tim pelaksana TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-108 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi sudah mencapai di atas 60 persen, tepatnya 65,85 persen. Tidak lama lagi, jembatan yang mengubungkan dua desa di dua kecamatan itu tuntas pembangunannya.

Pasiter (Periwira Seksi Teritorial) Kodim 0622 yang juga Danramil Jampangkulon dan Surade Kapten Arm Witono.S.HI. menyampaikan, progres pembangunan jembatan yang terletak di Kampung Cimurilit Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi itu memenuhi target.

“Kami akan berupaya agar pembangunan Jembatan Rahong dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata Kapten Witono kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Fungsi jembatan tersebut ssangat vital, ujar Pasiter. Jembatan ini merupakan penghubung Desa Sukaluyu dengan Desa Sirnamekar di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Kehadiran Jembatan Rahong  memberikan manfaat yang besar bagi warga Desa Sukaluyu dan Desa Sirnamekar.

“Dengan adanya jembatan tersebut, perjalanan dari Desa Sirnamekar ke pusat keramaian Kalibunder hanya sekitar 30 menit. Sementara perjalanan ke Tegalbuleud memakan waktu sekitar 2 jam” jelas Kapten Witono.

Dengan perjalanan yang lebih singkat, warga Desa Sirnamekar bisa mengirimkan hasil pertaniannya ke wilayah Kecamatan Kalibunder. Pendistribusian hasil pertanian dari desa tersebut bisa lebih cepat melalui Kalibunder menuju kecamatan-kecamatan lainnya.

“Fungsi Jembatan Rahong dapat menunjang perekonomian warga di dua desa yang dibatasi oleh sungai tersebut,” tambahnya.

Jembatan Rahong memiliki dimensi panjang 40 meter dengan lebar 1.2 meter dam tinggi 8 meter. Pembangunan jembatan ini merupakan satu dari 32 kegiatan infrastruktur pada program TMMD ke-108 kodim 0622/Kabupaten Sukabumi di Desa Sukaluyu.

Para prajurit TNI yang diterjunkan pada TMMD ke-108 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi berupaya untuk menghadapi berbagai hambatan dan rintangan.  

“Kegiatan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan wujud pengabdian TNI untuk bangsa dan masyarakat dalam rangka menunjang perekonomian dan menngkatkan kemakmuran masyarakat,” ujar dia.

Proses pembangunan infrastruktur di Desa Sukaluyu oleh tim TMMD menghadapi berbagai kendala, termasuk dalam pembangunan Jembatan Rahong. Selain medannya sulit dijangkau, faktor penghambat lainnya adalah cuaca. Hujan sering mempersulit tim dalam mengirimkan material bangunan.

Namun, para prajurut TNI yang terlibat dalam kegiatan pembangunan TMMD tidak putus asa, mereka dengan kegigihan dan semangat gotong royong bersama masyarakat dapat mengatasi berbagai tantangan dan hambatan yang muncul. Para prajurit terdorong oleh keinginan untuk menyelesaiakan seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur di Desa Sukaluyu.

“Banyak lokasi pembangunan yang sulit dijangkau oleh kendaraan bermotor karena medannya sulit. Pengiriman bahan bangunan ke lokasi menjadi terhambat. Alhamdulillah kami dapat mengatasi hambatan ini,” tutur Kapten Witono.

Kegiatan yang dilaksanakan pada program TMMD ke-108 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi meliputi kegiatan fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur seperti jembatan, jalan, gorong-gorong, sarana MCK, sumur bor, TPT, dan renovasi rumah tidak layak huni. Adapun kegiatan nonfisik berupa bakti sosial dan penyuluhan. (*) 

Prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Rahong pada program TMMD ke-108 di Kampung Cimurilit, Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.