Selepas PSBB, Pelayanan di Puskesmas Sukabumi Kembali Normal

oleh -
Para pasien di Puskesmas Sukabumi duduk dengan menjaga jarak dan mengenakan masker sebagai bagian dari praktik protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Wartawan Fitra Yudi Saputra/Rudi J. Susafha

Selepas masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada akhir bulan Mei lalu, pelayanan Puskesmas Sukabumi yang berlamat di Jalan RA Kosasih Nomor 147 Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi berjalan dengan normal. Puskesmas ini memberikan pelayanan selama 6 hari, sebelumnya pada masa PSBB hanya tiga kali dalam seminggu.

“Pelayanan seperti biasa. Kami siap menerima dan melayani pasien yang mengalami berbagai gangguan kesehatan,” kata Kepala Puskesmas Sukabumi, dr. Arief  Budiman ketika ditemui di kantornya, Rabu (3/6/2020).

Biasanya, ujar Arief, tingkat kunjungan pasien pada hari Senin rata-rata 200 orang, sedangkan pada hari Selasa sampai dengan Sabtu mencapai 150 orang. Arief yakin di masa penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) jumlah pengunjung ke fasilitas kesehatan yang dipimpinnya berada pada kisaran sekitar itu.

“Selain menyelenggarakan pelayanan reguler, kami juga melayani persalinan selama 24 jam,” ujar Arief.

Sebagian besar pasien yang datang ke Puskesmas Sukabumi mengeluhkan gangguan kesehatan berupa infeksi saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Ada juga sebagian kecil yang ingin berobat karena gangguan infeksi penyakit kulit.

Saat ini, Puskesmas Sukabumi memberlakukan aturan protokol kesehatan secara ketat dan menyeluruh. Semua pasien diukur suhu tubuhnya sebelum masuk ruang tunggu. Mareka juga dianjurkan mencuci tangan dan mengambil tempat duduk dengan memperhatikan aturan menjaga jarak.

“Apabila ditemukan pasien dengan suhu badan di atas normal, pasien tersebut langsung dipisahkan dengan pasien lainnya. Dia akan masuk  ruang IGD untuk diperiksa dan diisolasi sementara,” kata dia.

Kepala Puskesmas Sukabumi, dr. Arief Budiman.

Tim dari Puskesmas Sukabumi juga membentuk tim tracing yang tugasnya melacak keberadaan ODP (Orang dalam Pemantauan), PDP (Pasien dalam Pengawasan), dan pasien positif Covid-19 yang datanya berasal dari Dinas Kesehatan.

“Di wilayah kerja kami per hari ini, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh yakni dari Kelurahan Subangjaya dan Cisarua. Hasil tracing terhadap kontak-kontak yang pernah berhubungan dengan pasien tersebut diketahui negatif,” jelas dia.  

Sampai sekarang, belum ada penambahan baru untuk ODP, PDP, dan pasien positif yang terkonfirmasi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Harapan Arief, masyarakat Kota Sukabumi khususnya di daerah Subangjaya dan sekitarnya dapat menjalankan prokoler kesehatan dengan baik agar terhindar dari wabah Covid-19. Semoga wabah ini cepat berlalu, ungkapnya. (*)