Ketua STIE PGRI Dukung Aksi Pocong Melawan Covid-19

oleh -
Rombongan peserta aksi jalan bersama pocong untuk mengingatkan masyarakat dan pemerintah tentang bahaya yang tetap mengancam dari Virus Corona.

Wartawan Fitra Yudi Saputra

Ketua STIE PGRI Sukabumi, H. Asep Deni mengapresiasi aksi jalan kaki keliling kota bersama pocong putih oleh Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) dan Bang Japar Indonesia (BJI) Presda Sukabumi Raya. Tidak hanya acung jempol, Asep yang juga aktif sebagai pengamat kebijakan publik dan motivator organisasi ikut terjun dalam aksi dengan menyusuri berbagai ruas jalan di Kota Sukabumi.

Menurut Asep, aksi tersebut sangat efektif untuk mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah tentang bahaya yang mengancam keselamatan manusia oleh Virus Corona. Pocong merupakan simbol kematian, karena itu tepat sekali untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait Virus Corona dengan lambang akhir kehidupan itu.

“Aksi ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar mereka menerapkan dan mentaati aturan potokol kesehatan dalam menghadapi ancaman wabah Covid-19,” kata ilmuwan kelahiran Gandasoli, Cireunghas, Kabupaten Sukabumi tersebut.

Melihat perkembangan jumlah PDP (Pasien dalam Pengawasan) yang relatif masih tinggi, ujar Asep, masyarakat wajib mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah mengenai protokoler kesehatan. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

“Melalui aksi bersama pocong, kami memberikan edukasi dan anjuran kepada masyarakat luas khususnya yang tinggal di Kota Sukabumi untuk mematuhi anjuran dan aturan pemerintah terkait protokol kesehatan,” ujar Asep.

Pemerintah daerah, lanjut dia, juga harus dapat dan terus-menerus mengawasi perkembangan kasus Covid-19. Dari hari ke hari, kata Asep, semakin bertambah orang yang tertular penyakit ini.

“Aksi poscong ini merupakan peringatan untuk kita semua tentang pentingnya masyarakat dan pemerintah memberikan perhatian pada perkembangan kasus Covid-19,” kata dia. (*)