Tim Gugus Tugas Hujani Jalur Jampang dengan Disinfektan

oleh -
Persiapan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jampangkulon sebelum mengelar penyemprotan disinfektan besar-besaran di wilayah Pajampangan.

Wartawan Sadeva Jampang

Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi menggelar operasi penyemprotan besar-besaran di jalur utama Pajampangan, Jumat (29/5/2020). Pada kegiatan itu, Tim Gugus Tugas menerjunkan kekuatan penuh untuk menyapu bersih Virus Corona dari Jampangkulon dan sekitarnya.

Pergerakan tim dimulai pukul 09.00 WIB. Tim membawa cairan disinfektan dalam truk pemadam kebakaran (damkar) dengan kapasitas ribuan liter.  Mereka bergerak dari jalur utama Ciparay-Tanjung  yang melintasi jalan protokol Jampangkulon-Surade.

Kemudin iring-iringan monil damkar memasuki daerah Ciparay,Pom Bensin Ciparay, Cinagen, Pasar Cinagen, Pasar Darurat, Kantor Kelurahan Kampangkulon, Terminal Situhiang, Alun-Alun Jampangkulon, Jalan Raya Cibarusah, RSU Jampangkulon, dan masuk ke wilayah Desa Tanjung.

Tanpa mengenal lelah, petugas terus-menerus menyemprotkan cairan disinfektan di sepanjang jalan yang dilewati damkar. Para pedagang yang menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan tampak sibuk melindungi tempat usahanya dengan plastik atau kain agar tidak kuyup oleh cairan disinfektan.

“Kegiatan ini dalam rangka mengurangi laju penyebaran dan penularan Covid-19. Juga sebagai tindak lanjut dari rangkaian kegiatan yang sudah kami lakukan sebelumnya,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jampangkulon, dr. Givan ketika ditemui di tengah kesibukan aksi penyemprotan disinfektan.

Dalam perjalanannya, Tim juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait keharusan untuk mengenakan masker dan menjaga jarak ketika berada di luar rumah.

“Kami tegaskan kepada masyarakat bahwa mereka harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Biasakan menjaga jarak yang aman dan mereka lebih aman berada di dalam  rumah,” jelas Givan.

Pada penyemprotan dengan mobil dampak itu, tim mendapat dukungan personel dari berbagai unsur antara lain Múspika, Koramil, Polsek,  Damkar,  Dishub,  pemerintah desa, kantor kelurahan, dan berbagai instansi pemerintah yang kantornya di wilayah Jampangkulon. (*)