Besok Lebaran, Tim Gugus Tugas Covid-19 Jampangkulon Tetap Siaga

oleh -
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Jampangkulon bersama pasukan gabungan siap diterjunkan dan bertugas untuk pengamanan malam takbir.

Wartawan Sadeva Jampang

Di bawah kumandang takbir yang mememuhi langit malam, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi tetap menerapkan kesiagaan untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan. Mereka bersiaga dan menjalankan tugas pokok dan fungsinya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Jampangkulon.

Sebelum bertugas di lapangan, Tim Gugus Tugas Covid-19 ikut serta pada apel gabungan pengamanan malam takbir bertempat di Alun-alun Jampangkulon, Sabtu (23/5/2020). Tim bersama pasukan gabungan akan bertugas dalam pengamanan malam takbir sampai dengan menjelang Shubuh, Minggu (24/5/2020).

Setelah apel gabungan, Camat Jampangkulon, Drs. Yayan Mulya Suryana menyampaikan, sejak awal bulan Ramadhan hingga tibanya malam takbir, banyak mobil yang datang dari luar daerah. Tidak sedikit mobil travel yang membawa penumpang dari kawasan Jabodetabek yang masuk zona merah Covid-19 ke wilayah Jampangkulon.

“Sejak awal Jampangkulon negatif Covid-19. Mudah-mudahan banyaknya mobil dari wilayah luar daerah tidak menjadikan Jampangkulon positif  Corona,” ujar camat.

Untuk mencegah penyebaran Virus Corona, tim Gugus Tugas Covid-19 tetap bertugas pada malam menyambut Idul Fitri. Mereka akan menegakkan dan mengawasi pelaksanaan aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pembatasan jumlah penumpang pada kendaraan bermorot, dan penerapan physical distancing pada kumpulan manusia.

“Kami bersama Tim Gugus Tugas tidak henti-hentinya menganjukan masyarakat untuk selalu mengenakan masker. Bahkan pada saat-saat tertentu kami mendesak warga untuk melaksanakan aturan ini,” jelas Yayan.

Tim kesehatan yang bertugas dipimpin oleh Kepala Puskesmas Jampangkulon, Sri Resmiati, Am.Keb., SKM, MM. Tampak pula petugas dari unsur Dishub, Dinas Damkar, Polsek, Koramil, dan Satpol PP.

Selain itu, Camat Yayan mengimbau masyarakat di Jampangkulon tidak menggelar takbir keliling. Kegiatan takbir keliling, kata dia, memiliki potensi untuk menyebarkan Virus Corona. Takbir, kata dia, cukuplah di masjid atau di rumah masing-masing. (*)