Bupati Pantau Penyaluran Bansos, Awas Jangan Ada Potongan!

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menyaksikan langsung penyerahan bansos kabupaten oleh petugas Kantor Pos kepada salah satu penerima di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

Wartawan Agus Setiawan

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami memantau langsung penyaluran dana bantuan sosial (bansos) dari Pemkab Sukabumi untuk warga terdampak Covid-19. Dalam pemantauannya bupati mengingatkan jangan sampai dalam penyaluran bansos tersebut terjadi pemotongan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bansos tunai dari Pemkab Sukabumi didistribusikan mulai Selasa (19/5/2020). Bupati melakukan pemantauan di dua kecamatan, Sukaraja dan Kebonpedes. Dia mendatangi Desa Pasirhalang di Kecamatan Sukaraja dan Desa Sasagaran di Kecamatan Kebonpedes. Marwan pun mengunjungi beberapa rumah warga terdampak Covid-19 yang menerima bansos kabupaten.

“Saya ingin mengecek secara langsung keadaan di lapangan terkait penyaluran dana bansos kabupaten. Kami ingin memastikan, bansos ini tepat sasaran. Artinya penerima tidak memperoleh bantuan dari program lain,” kata bupati di sela-sela monitoring di Desa Sasagaran. 

Marwan juga ingin memastikan, bantuan yang dibagikan tidak dikenai potongan. Bupati yakin tidak akan ada potongan karena pendistribusian bansos oleh Kantor Pos. Jadi bantuan tersebut tidak mungkin ada yang memotong. Setiap penerima harus mendapatkan bansos kabupaten sebesar Rp600 ribu utuh. Bansos diberikan selama dua bulan.

Pemkab Sukabumi mengalokasikan anggaran sebesar Rp170 miliar untuk mendukung program bansos kabupaten. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 139.032 kepala keluarga (KK). Rinciannya 128.016 KK dari non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), 2.500 KK cadangan, dan 8.516 guru MDA, lembaga pendidikan Al-Quran, dan ustadz yang mengajar di pesantren.

Sementara itu Siti Masrifah (35), warga Kampung Gentong, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja sebagai salah seorang penerima bansos kabupaten menyatakan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurut dia, bantuan tersebut sangat membantu rumah tangganya yang sedang mengalami kesulitan akibat wabah Covid-19.

“Terima kasih Pak Bupati dan pemda. Bantuan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak,” ujar Siti. (*)