Pertamina Siapkan Layanan Antar LPG Non-subsidi

oleh -
PT. Pertamina menjamin ketersediaan LPG untuk beberapa bulan ke depan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

PT Pertamina menyediakan layanan antar untuk pembelian LPG non-subsidi yakni untuk ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Untuk mendapatkan layanan ini, masyarakat cukup menghubungi call center 135, sebutkan nama dan alamat serta jenis kuantitas barang yang dipesan, petugas dari agen pertamina akan mengantarkan pesanan tersebut.

“Pesanan akan diantar oleh petugas dari agen kami langsung ke alamat rumah pemesan,” kata Sales Area Manager Retail PT Pertamina (Persero) Sukabumi-Cianjur, Tri Yudha Nurmansyah ketika dihubungi wartawan, Minggu (5/4/2020).

Layanan tersebut, ujar Tri, diberlakukan untuk mengimbangi kebijakan social distance dan work from home yang menjadikan masyarakat tidak bepergian ke luar rumah. Dalam menjalankan program layanan antar tersebut, Pertamina mendapatkan dukungan personel dan jaringan distribusi dari Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) Sukabumi.

Para petugas yang megantarkan pesanan gas akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.

Pada bagian lain, Tri menyebutkan, PT Pertamina  menjamin ketersediaan LPG dan BBM untuk wilayah Sukabumi. Persediaan dua jenis bahan bakar tersebut dalam posisi aman untuk beberapa bulan ke depan.

Dia menyebutkan sejak beberapa hari yang lalu terjadi peningkatan permintaan terhadap LPG ukuran 5,5 kg dan 12 kg. Pertamina sudah mengantisipasi naiknya permintaan tersebut sehingga persediaan untuk dua jenis LPG tersebut mencukupi termasuk LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram.

Pernyataan Tri itu dibernarkan oleh Ketua Hiswana Migas Sukabumi, Yudha Sukmagara. Menurutnya, ketersediaan LPG dan BBM untuk wilayah Sukabumi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sekalipun permintaan terhadap LPG meningkat, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan BBG tersebut.

“Kami akan melakukan penambahan secara fakukltatif jika terjadi lonjakan permintaan terhadap LPG,” ujat Yudha yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.

Dengan bahu-membahu dan kerja sama, lanjut dia, Hiswana Migas dan Pertamina akan terus menjaga mata rantai distribusi BBM dan BBG sebagai bagian dari program pelayanan prima. (*)