Pedagang Buah-buahan Menjual Durian Asal Sumatera

oleh -
Penjual durian, Odang di Jalan Selabintana memberikan nasihat panjang kepada dua anak tentang tata cara dan takaran dalam makan durian agar aman bagi tubuh. Apalagi salah satu dari calon pembeli durian itu bertubuh besar sehingga dia harus hati-hati ketika menyantap durian.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Musim berbuah durian lokal Sukabumi telah habis,  para pedagang pun memilih durian asal dari daerah lain seperti Palembang untuk memenuhi lapaknya. Durian yang dijual Odang (55) di lapaknya Jalan Selabintana, Cimanggah, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sumatera Selatan, salah satunya Palembang. Ada juga durian dari Bengkulu.

Odang melayani pelanggan setianya dengan durian asal Sumatera yang dijual bervariasi mulai Rp30 hingga Rp80 ribu perbuah. “Yang masih ada durian palembang dan durian bengkulu. Durian lokal habis. Alhamdulillah banyak yang suka durian asal Sumatera,” kata Odang saat ditemui di lapaknya, Rabu (25/3/2020).

Untuk mendapatkan durian tersebut, Odang dan beberapa pedagang lainnya membeli langsung ke Palembang dan Bengkulu menggunakan truk besar. Dari truk, durian didistribusikan ke beberapa lapak di wilayah Kota Sukabumi. Sekali berangkat, Odang membawa pulang sekitar 2.000 durian siap jual.

“Dalam satu hari, kadang-kadang saya bisa menjual durian ini antara 50-100 butir,” tambahnya. 

Menurut dia, durian akan terus tersedia sampai dengan bulan April mendatang. Kalau sudah langka, harga durian melambung naik mengikuti hukum persediaan dan permintaan.

Odang yang sudah berjualan buah-buahan sejak tahun 1983 telah memiliki banyak pelanggan setia karena dia menjual durian dan buah-buahan segar dengan harga yang bisa ditawar dalam suasana bersahabat.

“Saya jual buah-buahan mengikuti musim buahnya yang bisa dijual. Untuk durian masih ada kayanya sampai menjelang Idul Fitri nanti,” tutur Odang. (*)