Wali Kota Menutup Tempat Hiburan dan Sebarkan Wastafel Umum

oleh -
Seorang warga memperlihatkan dia punya tangan yang baru saja dicuci di wastafel umum yang dipasang di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi oleh Pemkot Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Akhir pekan pada minggu ketiga bulan Maret 2020 menorehkan catatan penting bagi Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi. Selama dua hari berturut-turut wali kota mengambil langkah-langkah strategis untuk membuktikan kesungguhan dalam mencegah dan menjegal penyebaran Virus Corona.

Pada Sabtu (21/3/2020), Fahmi menerbitkan surat edaran Nomor 180/14/Huk. tentang Penutupan Sementara Diskotik, Klub Malam, Karaoke, dan Tempat Hiburan Lainnya dalam Rangka Peningkatakan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease 19 (Covid-19).

Satu hari sesudahnya, Minggu (22/3/2020), wali kota bersama sejumlah pejabat teras Pemkot Sukabumi menyebarkan wastafel umum di beberapa tempat publik sebagai sarana mencuci tangan bagi umum yang dilengkapi tempat penampungan air bersih dan cairan pembersih tangan.

Surat edaran yang diteken Fahmi merupakan bukti langkah cepat wali kota setelah tercapai kesepakatan antara Polres Sukabumi Kota, Pemkot Sukabumi, Kodim 0607 Sukabumi, perwakilan pengelola tempat hiburan, dan unsur masyarakat pada tanggal 21 Maret 2020 di Polres Sukabumi Kota. Pada pertemuan itu dicapai kesepakatan penutupan sementara tempat hiburan.  

“Memperhatikan perkembangan penyebaran penularan infeksi Covid-19 di wilayah Kota Sukabumi dan sesuai dengan hasil rapat di Polres Sukabumi Kota, maka dengan ini Pemkot Sukabumi mengimbau agar diskotik, klub malam, karaoke, dan tempat hiburan lainnya untuk dilakukan penutupan sementara mulai tanggal 21 Maret 2020 sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut,” kata surat edaran tersebut.

Surat tersebut ditujukan kepada pengelola diskotik, klub malam, karaoke, dan tempat hiburan lainnya. Keputusan untuk menutup sementara tempat hiburan pada pertemuan di Polres Sukabumi Kota juga disepakati para pengelola diskotik, klub malam, dan karaoke.

Baca berita terkait….

Mulai Malam Ini Karoke dan THM Ditutup Sementara

“Kami harus terus melangkah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona yang menjangkitkan Covid-19,” kata wali kota ketika melakukan persiapan pemasangan wastafel di sejumlah tempat publik.

Bagian Humas Setda Kota Sukabumi lewat akun media sosialnya mempublikasikan, pemasangan wastafel umum dilakukan di empat titik berbeda yakni Lapang Merdeka, Alun-Alun Kota Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, dan Balai Kota Sukabumi.

Pemasangan sarana sanitasi publik tersebut dihadiri wali kota yang didampingi beberapa pejabat antara lain Sekda Kota Sukabumi, H. Dida Sembada, Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda Kota Sukabumi, Iskandar Ihfan, Kepala Satpol PP Yadi Mulyadi, dan Dirut PDAM TBW Kota Sukabumi Abdul Khalik Fajdawani.  

“Kami memasang wastafel umum di lokasi strategis atau tempat berkumpul masyarakat supaya masyarakat bisa selalu membersihkan tangannya,” kata Fahmi.

Pada tahap awal baru ada empat unit sarana cuci tangan umum, lanjutnya. Harapan dia ada partisipasi dari berbagai perusanan seperti perbankan untuk memasang wastafel umum di tempat-tempat publik.

“Dengan demikian nantinya seluruh warga yang membutuhkan sanitasi yang baik terutama cuci tangan dapat dengan mudah mendapatkannya. Hal ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Sarana umum ini harus dijaga oleh warga,” tutur Fahmi.

Targetnya masyarakat dapat menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan gerakan cuci tangan menggunakan sabun. Tentunya sabun yang dapat membunuh bakteri dan virus. (*)